Selasa, 20 Agustus 2019 15:37

Diduga Palsukan Ttd, Dana PIP Siswa SMKN 1 Purwosari Diserobot Orang

Senin, 11 Maret 2019 21:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Andy Fachrudin
Diduga Palsukan Ttd, Dana PIP Siswa SMKN 1 Purwosari Diserobot Orang
Bukti absen pengambilan Hernando Dian Gemilang yang diduga dipalsukan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Seorang siswa SMK Negeri 1 Purwosari, Kabupaten Pasuruan Hernando Dian Gemilang kelimpungan. Pasalnya, dana Program Indonesia Pintar (PIP) miliknya untuk bulan Februari telah diambil oleh seseorang dengan cara memalsukan tanda tangannya (Ttd).

Penyerobotan bantuan dana program PIP itu diungkapkan oleh Wulandari, orang tua Hernando Dian Gemilang, siswa kelas XII Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) 3 SMK Negeri 1 Purwosari.

Wali murid itu merasa terkejut setelah mengetahui bantuan dana pembinaan pendidikan yang menjadi hak putranya tidak bisa diambil. 

Apalagi ada dugaan goresan tanda tangannya dipalsu. Hal diketahui pada daftar tanda terima PIP, yang mana bukan tanda tangan dari Hernando Dian Gemilang, putranya. Ia pun merasa ada yang janggal dengan prosedur pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah favorit ini.

Menurut Wulandari, dalam prosesnya seorang siswa penerima dana PIP harus menunjukkan berbagai lembar administrasi pendukung. Sampai kemudian menerima dan menandatangani dalam daftar penerima PIP yang disediakan pihak sekolah.

Diketahui, dana PIP dengan nominal sebesar Rp 500 ribu tersebut telah dibubuhi tanda tangan tertanggal 20 Februari 2019. Padahal posisi Hernando sedang di luar Pasuruan.

Sebelumnya, Hernando tengah berada di Surabaya selama beberapa bulan untuk melaksanakan program sekolah, praktik kerja. Siswa ini kemudian segera kembali ke sekolah pada hari Jumat (8/3/2019), setelah mendengar kabar bahwa dana PIP akan dicairkan.

“Semudah itu kah mencairkan dana? Hanya memakai tanda tangan yang bukan tanda tangan milik bersangkutan,” ujar Wulandari kesal.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala TU SMKN Purwosari, Taufik, mengaku dirinya justru tidak mengetahui ada permasalahan yang dihadapi salah satu siswanya. (maf/par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...