Selasa, 26 Maret 2019 08:07

Tersangka Pembunuhan Istri dan Anak di Blitar Sempat Berikan Ajaran Menyimpang ke Jamaah Masjid

Kamis, 21 Februari 2019 17:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Tersangka Pembunuhan Istri dan Anak di Blitar Sempat Berikan Ajaran Menyimpang ke Jamaah Masjid
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Status Nardian (38), pelaku pembunuhan istri dan anak, di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Doko, Blitar ditingkatkan sebagai tersangka. Hal ini ditegaskan Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha.

Menurut dia meski terindikasi mengalami gangguan kejiwaan, namun pemberkasan kasus tetap berjalan. Namun untuk kelengkapan administrasi dan kelengkapan lainnya pihaknya masih menunggu hasil observasi. Saat ini Nardian masih menjalani observasi di rumah sakit Bhayangkara Kediri.

"Statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun karena ada indikasi gangguan kejiwaan, maka saat ini masih diobservasi di rumah sakit Bhayangkara Kediri," jelas Anis, Kamis (21/2/2019).

Menurut dia, apapun hasil observasi, perkara akan terus berlanjut. Karena yang bisa memutuskan tersangka bisa bertanggung jawab kepada hukum atau tidak bukan kepolisian, melainkan hakim.

"Hasil observasi keluar Jumat. Nantinya akan kami jadikan sebagai pembuktian kita. Namun apapun hasilnya, perkara terus berlanjut. Nanti yang memutuskan hakim bukan kepolisian," paparnya.

Perilaku nyeleneh Nardian, ternyata sudah terlihat beberapa minggu sebelum kejadian nahas menimpa keluarga kecil ini. Seminggu sebelum menghabisi istri dan anaknya, ternyata Nardian sempat memberi ajaran menyimpang ke jamaah mushala di kampungnya, Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Blitar.

Ajaran nyeleneh yang diberikan kepada jamaah mushala ini adalah terkait bacaan do'a Qunut. Dia mengajarkan membaca doa Qunut setelah salat subuh. Padahal doa Qunut, dalam kebiasaan jamaah mushala dan mayoritas umat muslim dibaca usai ruku' pada rakaat kedua.

"Kami memintai keterangan beberapa orang. Dari keterangan ini memang ada beberapa yang menyatakan dia mengajarkan membaca doa Qunut itu setelah salat subuh. Karena pelaku ini memang sering jadi khatib di mushala," tutur Kapolres.

Karena bukan kebiasaan, jamaah mushala menolak melakukan perintah Nardian. Namun, Nardian kembali mengulang perintah itu.

Meski begitu, saat dimintai keterangan, pelaku mengaku tidak pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren maupun mengikuti ajaran Islam dari mashab-mashab tertentu. "Pelaku hanya lulusan SMP. Tidak pernah mengenyam mandrasah," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya Sri Dewi dan anak balitanya Vika Nadhira warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Blitar dibunuh secara keji menggunakan pisau dan linggis oleh Nardian, suami Sri Dewi sekaligus ayah kandung Vika Nadhira.

Kejadian memilukan ini terjadi Sabtu (16/2/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. Usai membunuh istri dan anaknya, Nardian kabur tanpa mengenakan pakaian sambil mengumandangkan adzan. Nardian berhasil diringkus di rumah ibu kandungnya yang berjarak 7 km dari lokasi kejadian sekitar pukul 23.00 WIB. (ina/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...