Senin, 27 Mei 2019 03:02

Tersangka Pembunuhan Istri dan Anak di Blitar Sempat Berikan Ajaran Menyimpang ke Jamaah Masjid

Kamis, 21 Februari 2019 17:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Tersangka Pembunuhan Istri dan Anak di Blitar Sempat Berikan Ajaran Menyimpang ke Jamaah Masjid
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Status Nardian (38), pelaku pembunuhan istri dan anak, di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Doko, Blitar ditingkatkan sebagai tersangka. Hal ini ditegaskan Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha.

Menurut dia meski terindikasi mengalami gangguan kejiwaan, namun pemberkasan kasus tetap berjalan. Namun untuk kelengkapan administrasi dan kelengkapan lainnya pihaknya masih menunggu hasil observasi. Saat ini Nardian masih menjalani observasi di rumah sakit Bhayangkara Kediri.

"Statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun karena ada indikasi gangguan kejiwaan, maka saat ini masih diobservasi di rumah sakit Bhayangkara Kediri," jelas Anis, Kamis (21/2/2019).

Menurut dia, apapun hasil observasi, perkara akan terus berlanjut. Karena yang bisa memutuskan tersangka bisa bertanggung jawab kepada hukum atau tidak bukan kepolisian, melainkan hakim.

"Hasil observasi keluar Jumat. Nantinya akan kami jadikan sebagai pembuktian kita. Namun apapun hasilnya, perkara terus berlanjut. Nanti yang memutuskan hakim bukan kepolisian," paparnya.

Perilaku nyeleneh Nardian, ternyata sudah terlihat beberapa minggu sebelum kejadian nahas menimpa keluarga kecil ini. Seminggu sebelum menghabisi istri dan anaknya, ternyata Nardian sempat memberi ajaran menyimpang ke jamaah mushala di kampungnya, Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Blitar.

Ajaran nyeleneh yang diberikan kepada jamaah mushala ini adalah terkait bacaan do'a Qunut. Dia mengajarkan membaca doa Qunut setelah salat subuh. Padahal doa Qunut, dalam kebiasaan jamaah mushala dan mayoritas umat muslim dibaca usai ruku' pada rakaat kedua.

"Kami memintai keterangan beberapa orang. Dari keterangan ini memang ada beberapa yang menyatakan dia mengajarkan membaca doa Qunut itu setelah salat subuh. Karena pelaku ini memang sering jadi khatib di mushala," tutur Kapolres.

Karena bukan kebiasaan, jamaah mushala menolak melakukan perintah Nardian. Namun, Nardian kembali mengulang perintah itu.

Meski begitu, saat dimintai keterangan, pelaku mengaku tidak pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren maupun mengikuti ajaran Islam dari mashab-mashab tertentu. "Pelaku hanya lulusan SMP. Tidak pernah mengenyam mandrasah," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya Sri Dewi dan anak balitanya Vika Nadhira warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Blitar dibunuh secara keji menggunakan pisau dan linggis oleh Nardian, suami Sri Dewi sekaligus ayah kandung Vika Nadhira.

Kejadian memilukan ini terjadi Sabtu (16/2/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. Usai membunuh istri dan anaknya, Nardian kabur tanpa mengenakan pakaian sambil mengumandangkan adzan. Nardian berhasil diringkus di rumah ibu kandungnya yang berjarak 7 km dari lokasi kejadian sekitar pukul 23.00 WIB. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...