Sabtu, 19 Oktober 2019 07:32

Korupsi BPPKAD Gresik: Kejari Periksa 4 Pejabat Pemkab, Diduga Turut 'Kecipratan'

Jumat, 15 Februari 2019 18:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Korupsi BPPKAD Gresik: Kejari Periksa 4 Pejabat Pemkab, Diduga Turut
Asisten I Sekda Gresik saat diwawancarai usai menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim penyidik Kejari Gresik kembali memeriksa pejabat Pemkab Gresik terkait kasus korupsi di Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Jumat (15/2), penyidik Pidsus Kejari memeriksa 4 pejabat teras Pemkab Gresik untuk pendalaman kasus yang telah menjerat M. Muktar selaku mantan Plt. BPPKAD itu sebagai tersangka.

Empat pejabat yang diperiksa Kejari, yakni Asisten III Sekda Tursilowanto Harijogi, Kepala BPPKAD yang juga mantan Asisten II Siswadi Aprilianto, mantan Asisten I Indah Shofiana, dan Kabag Hukum Nurlaili Indah.

Mereka diperiksa karena berdasarkan hasil penyidikan, juga turut menerima uang dari tersangka M. Muktar. "Dari hasil keterangan yang didapat, masing-masing pejabat ada yang menerima Rp 2 juta, juga ada keterangan yang menerima Rp 5 juta," ujar sumber di Kejari Gresik.

Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto kepada wartawan membenarkan telah melakukan pemeriksaan terhadap keempat pejabat tersebut. "Mereka masih kita periksa sebagai saksi dari tersangka Muktar. Pemeriksaan ini terkait adanya list (daftar) dana taktis yang dikeluarkan BPPKAD saat tersangka (M. Muktar, red) menjadi Sekretaris di BPPKAD," terangnya.

Tursilawanto Harijogii saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya turut diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi di BPPKAD beserta 2 Asisten Sekda lainnya dan Kabag Hukum.

Namun, saat ditanya tentang dugaan aliran dana yang diterima dari tersangka Muktar, ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut. "Kita tidak pernah menerima uang dari tersangka. Itu adalah fitnah dan menjatuhkan martabat. Tentang adanya nama saya ditulis di pengeluaran dana taktis itu harus diselidiki. Saya yakin tulisan itu mengada-ada," pungkasnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...