Minggu, 17 Februari 2019 09:44

Siswa Pelaku Bully Disanksi Pembinaan, Kepala SMP PGRI Wringinanom: Guru Harus Lebih Sabar

Senin, 11 Februari 2019 11:24 WIB
Editor: Abdurrahmn Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Siswa Pelaku Bully Disanksi Pembinaan, Kepala SMP PGRI Wringinanom: Guru Harus Lebih Sabar
Komisi IV DPRD Gresik saat melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Komisi IV DPRD Gresik mendatangi SMP PGRI Wringinanom, di Jalan Raya Wringinanom Kecamatan Wringinanom, untuk menindaklanjuti kasus yang tengah viral, Senin (11/2). Kedatangan rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV Khoirul Huda ditemui langsung oleh Kepala SMP PGRI Wringinanom Rusdi di ruang kerjanya.

Mereka melakukan dialog terkait kasus siswa atas nama Arigo Aris yang menantang gurunya Nur Kalim usai ditegur lantaran merokok dalam kelas saat proses belajar mengajar pada 2 Februari 2019.

"Selain ingin klarifikasi, kami juga ingin menyosialisasikan kepada sekolah kalau Komisi IV tengah membuat rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan," ujarnya.

Menurut Huda, peristiwa ini akan dijadikan Komisi IV sebagai evaluasi dalam membahas Raperda. "Apa yang salah dengan sistem pendidikan kita. Sistem atau apanya yang salah," paparnya.

Dalam kesempatan itu, Huda juga mempertanyakan sikap sekolah pasca kasus tersebut mencuat. "Apa sanksi sudah diberikan?," tanyanya.

"Apa sudah ada tatib dan MoU yang dibuat sekolah? Sehingga, kalau ada anak yang melanggar sanksinya jelas," timpal Reban, Anggota Komisi IV lainnya.

Sementara Noto Utomo, anggota Komisi IV lainnya, meminta agar ada sanksi tegas bagi Arigo Aris yang mem-bully gurunya meski sudah ada akad perdamaian. "Harus ada hukuman, biar tak ditiru siswa lain. Hukuman ini untuk memberikan efek jera kepada anak," tegasbta.

"Pokoknya harus diberikan sanksi," pungkasnya.

(VIDEO: DETIK-DETIK SISWA SMP PGRI WRINGINANOM GRESIK CEKIK GURUNYA)

Menanggapi hal ini, Rusdi berjanji akan menjadikan kasus tersebut sebagai pelajaran. Ia juga menyatakan telah memberikan sanksi kepada Arigo Aris berupa pembinaan.

Sedangkan soal tatib, Rusdi menyatakan sudah ada. Namun, untuk MoU ia mengakui belum ada. Ia hanya menjelaskan, pasca kejadian ini, siswa tak diperbolehkan membwa Hp ke sekolah.

Ia justru meminta kepada guru-guru di SMP PGRI Wringinanom lebih bersabar menghadapi anak-anak didiknya, seperti yang dilakukan Nur Kalim, meski di-bully oleh siswanya sendiri. "Kami minta guru mengalah dalam segala hal," terangnya. "Saya berharap tindakan Pak Kalim ini bisa dicontoh guru lain," lanjutnya.

Namun demikian, Rusdi berjanji akan memperhatikan masukan dari Komisi IV. "Semua masukan komisi kami perhatikan," pungkasnya. (hud/dur)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...