Kamis, 22 Agustus 2019 21:18

Perjuangkan Tuntutan Buruh, DPRD Gresik Upayakan 49 Perusahaan Penuhi UMSK 2019

Kamis, 07 Februari 2019 12:14 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Perjuangkan Tuntutan Buruh, DPRD Gresik Upayakan 49 Perusahaan Penuhi UMSK 2019
Nur Saidah, Wakil Ketua DPRD Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik tetap kukuh memperjuangkan agar tuntutan buruh di 49 perusahaan yang meminta upah sesuai UMSK (upah minimum sektoral kabupaten), terwujud.

"Selain meyakinkan Bupati Sambari Halim Radianto. DPRD Gresik melalui Komisi IV terus berupaya baik ke Pemrov Jatim maupun ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (7/2).

Menurut politikus Gerindra tersebut, sejauh ini Bupati baru mengajukan 6 perusahaan masuk UMSK tahun 2019. "Jadi, di Gresik Pak Bupati hanya mengirim 6 perusahaan yang telah menandatangani kesepakatan untuk kirim ke Gubernur melalui Dinasnaker Provinsi," ungkap caleg dapil II (Duduksampeyan dan Cerme) ini.

Nur Saidah memaparkan, berdasarkan kajian para buruh dan survei yang telah dilakukan, 49 perusahaan tersebut telah memenuhi syarat dan klasifikasi penerapan UMSK sebagaimana diatur dalam Permenaker Nomor 15 tahun 2018. "Di regulasi itu, apabila ada penambahan perusahaan yang sepakat dan disusulkan, maka Disnaker menjawab sesuai aturan yang berlaku," katanya.

"Namun, sejauh ini Pak Bupati dan Disnaker sesuai aturan tetap mengirim 6 perusahaan ke gubernur seperti yang telah disepakati," jelasnya sembari menyatakan, sampai Desember 2018, Disnaker Jatim telah merevisi SK 3 kali.

"Makanya, November 2018 diusulkan agar Januari 2019 bisa diberlakukan sesuai Permenaker. Jadi intinya untuk SK susulan tak dianjurkan, namun diharapkan tahun depan bisa lebih tepat waktu, yaitu bulan November," paparnya.

Komisi IV, lanjut Nur Saidah, telah menerima dan memahami persoalan UMSK berdasarkan keterangan dan kajian-kajian hukum yang dipaparkan Sekber DPC Pekerja/Buruh Kabupaten Gresik, DPK APINDO Gresik, dan Disnaker. Di mana, terjadi perbedaan pendapat soal UMSK. Makanya, dikembalikan dengan merujuk Permenaker No. 15 tahun 2018.

"Komisi IV akan mengkaji kembali berita acara Dewan Pengupahan Kabupaten Gresik dan tetap akan merekomendasikan kepada Bupati supaya 49 perusahaan tersebut tetap masuk pada rekomendasi UMSK yang diusulkan kepada Gubernur," katanya.

"Selain itu, Komisi IV juga menggelar rapat khusus dengan Disnaker terkait permasalahan-permasalahan yang ada, termasuk mengenai anggaran Dewan Pengupahan," terangnya.

Dalam kasus ini, tambah Nur Saidah, Komisi IV tidak ingin berhenti pada pertemuan yang telah dilakukan. Namun, akan konsentrasi penuh untuk terus mengawal persoalan UMK dan UMSK Kabupaten Gresik.

"Komisi IV pada bulan Februari ini juga akan menyampaikan persoalan ini langsung kepada Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. Hal ini sebagai bentuk sikap DPRD mempunyai hak secara politik untuk menyampaikan aspirasi keinginan/kepentingan masyarakat," pungkasnya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...