Jumat, 22 Maret 2019 20:04

Sejumlah Bendahara OPD Terkendala Aplikasi, Pemkab Pacitan Adakan Konsolidasi

Rabu, 06 Februari 2019 15:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Sejumlah Bendahara OPD Terkendala Aplikasi, Pemkab Pacitan Adakan Konsolidasi
Ilustrasi SPP.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah bendahara pengeluaran di sejumlah OPD lingkup Pemkab Pacitan, belum bisa mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP) untuk pengadaan barang dan jasa. Mereka mengaku terkendala dengan aplikasi baru yang diterapkan. Hal ini membuat kegiatan yang mestinya sudah bisa berjalan, harus sedikit mengalami kendala.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabag Umum Setkab Pacitan, Misranto, mengaku tidak bisa memberikan penjelasan rinci soal kendala pengajuan SPP langsung (LS) tersebut. Sebab, bendahara lingkup Sekretariat Kabupaten terpisah dengan bagian yang dipimpinnya.

"Mereka langsung bertanggung jawab kepada sekertaris kabupaten. Kami hanya sebagai pengguna anggaran (PA). Namun secara hirarki, kasubag keuangan langsung bertanggung jawab kepada sekkab," katanya, Rabu (6/2).

Namun, lanjut dia, besok pagi seluruh bendahara OPD akan dikumpulkan terkait konsolidasi atas penggunaan aplikasi likin. "Kemungkinan Jumat baru bisa on the track," tutur Misranto.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Pacitan, Rachmad Dwiyanto menegaskan, aplikasi likin ini sejatinya lebih mudah dari aplikasi sebelumnya. Sebab aplikasi tersebut berasal dari, oleh, dan untuk semua OPD. Ia mengatakan, aplikasi ini lebih transparan dan mudah dalam pengawasannya, meski ada perbedaan dalam sistem operasionalnya.

"Berbeda dengan aplikasi sebelumnya yang masih bergantung kepada pihak ketiga. Kalau ada kendala, cukup kita yang bisa melakukan perbaikan. Dan aplikasi ini lebih terintegrasi, artinya semua bisa mengontrol," bebernya.

Rachmad juga memastikan, tidak akan ada kendala soal pengajuan SPP pengadaan barang dan jasa dari pihak ketiga. "Bendahara memang masih banyak yang fobia dengan aplikasi ini. Karena mereka terlanjur ternina bobokan dengan aplikasi yang lama," tutur Rahmad.

Sementara itu, Kabid Perbendaharaan dan Anggaran BPKAD Pacitan, Ayub Setya Budi memastikan, mulai hari ini bendahara sudah bisa mengajukan SPP GU. "Silakan diajukan, nanti akan kita koreksi bersama. Kalau ada kesalahan bisa dilakukan koreksi. Jadi pada intinya, nggak ada persoalan. Silakan kalau memang ada yang mengajukan SPP," terang Ayub. (yun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...