Senin, 27 Mei 2019 11:06

Sejumlah Bendahara OPD Terkendala Aplikasi, Pemkab Pacitan Adakan Konsolidasi

Rabu, 06 Februari 2019 15:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Sejumlah Bendahara OPD Terkendala Aplikasi, Pemkab Pacitan Adakan Konsolidasi
Ilustrasi SPP.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sejumlah bendahara pengeluaran di sejumlah OPD lingkup Pemkab Pacitan, belum bisa mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP) untuk pengadaan barang dan jasa. Mereka mengaku terkendala dengan aplikasi baru yang diterapkan. Hal ini membuat kegiatan yang mestinya sudah bisa berjalan, harus sedikit mengalami kendala.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabag Umum Setkab Pacitan, Misranto, mengaku tidak bisa memberikan penjelasan rinci soal kendala pengajuan SPP langsung (LS) tersebut. Sebab, bendahara lingkup Sekretariat Kabupaten terpisah dengan bagian yang dipimpinnya.

"Mereka langsung bertanggung jawab kepada sekertaris kabupaten. Kami hanya sebagai pengguna anggaran (PA). Namun secara hirarki, kasubag keuangan langsung bertanggung jawab kepada sekkab," katanya, Rabu (6/2).

Namun, lanjut dia, besok pagi seluruh bendahara OPD akan dikumpulkan terkait konsolidasi atas penggunaan aplikasi likin. "Kemungkinan Jumat baru bisa on the track," tutur Misranto.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Pacitan, Rachmad Dwiyanto menegaskan, aplikasi likin ini sejatinya lebih mudah dari aplikasi sebelumnya. Sebab aplikasi tersebut berasal dari, oleh, dan untuk semua OPD. Ia mengatakan, aplikasi ini lebih transparan dan mudah dalam pengawasannya, meski ada perbedaan dalam sistem operasionalnya.

"Berbeda dengan aplikasi sebelumnya yang masih bergantung kepada pihak ketiga. Kalau ada kendala, cukup kita yang bisa melakukan perbaikan. Dan aplikasi ini lebih terintegrasi, artinya semua bisa mengontrol," bebernya.

Rachmad juga memastikan, tidak akan ada kendala soal pengajuan SPP pengadaan barang dan jasa dari pihak ketiga. "Bendahara memang masih banyak yang fobia dengan aplikasi ini. Karena mereka terlanjur ternina bobokan dengan aplikasi yang lama," tutur Rahmad.

Sementara itu, Kabid Perbendaharaan dan Anggaran BPKAD Pacitan, Ayub Setya Budi memastikan, mulai hari ini bendahara sudah bisa mengajukan SPP GU. "Silakan diajukan, nanti akan kita koreksi bersama. Kalau ada kesalahan bisa dilakukan koreksi. Jadi pada intinya, nggak ada persoalan. Silakan kalau memang ada yang mengajukan SPP," terang Ayub. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...