Selasa, 26 Januari 2021 13:22

​Penderita Anoreksia Kurus Tinggal Tulang kembali Sintal karena Coklat

Rabu, 30 Januari 2019 22:32 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Penderita Anoreksia Kurus Tinggal Tulang kembali Sintal karena Coklat
Dulu dan sekarang. pilih mana? foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Annie Windley (21), terkena sindrome anoreksia nervosa (AN), yang menyebabkan dia hanya bertahan hidup dengan sepotong roti bakar dengan ham selama lima tahun. Tak pelak, tubuhnya pun tinggal tulang.

Anoreksia nervosa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang.

Awalnya, dia ingin bertubuh langsing, namun keterusan hingga kurus kering. Bahkan, dia masuk rumah sakit sebanyak lima kali gara-gara ulahnya itu. Tubuhnya kekurangan nutrisi, hingga dia sempat sekarat.

Pada satu malam, rasa lapar begitu mengganggu. Akhirnya, dia menemukan satu permen coklat, dan mulai dimakannya. Lidahnya merasakan kelezatan. Dia pun tak takut makan lagi.

Sekarang Annie memiliki berat 45 kg, dan menceriakan pengalamannya untuk pertama kalinya tentang pertempurannya dengan anoreksia. Itu dimulai ketika dia berusia 15. Ia selalu menghitung kalori sebelum makan. Dia menghindari karbohidrat, daging, atau susu karena dia ingin tetap langsing.

"Saya dulu menolak makan. Jika kamu meletakkan lasagna, maka saya gelisah. Saya tidak bisa berada di ruangan yang sama dengan makanan. Sesuatu yang begitu kecil adalah masalah besar bagi saya, saya tidak mungkin berada di dekat makanan.”

"Saya bahkan diberitahu bahwa kecil kemungkinan saya terkena serangan jantung, karena saya mengerem makanan. Namun hasilnya, saya tidak bisa berdiri tanpa pingsan,”

Annie dari Derbyshire, East Mids, pertama kali didiagnosis menderita kelainan makan pada 2012 setelah diet membuatnya menderita anoreksia. Dia bersekolah di asrama Monkton Combe, Bath. Dia mulai diintimidasi gadis-gadis yang menderita hal serupa, dikarenakan stress terkait masalah dengan ibu dan ayahnya.

Penurunan berat badannya memengaruhi kinerja di sekolah dan membuatnya ditarik dari tim olahraga. Bahkan perawat sekolah memantaunya secara ketat. "Saya dulu sangat aktif, saya terlibat dalam atletik, hoki, tenis, lembing dan netball, saya benar-benar menyukainya. Begitu saya mulai menurunkan berat badan, para perawat menjadi sangat khawatir sehingga saya ditarik keluar dari tim karena saya tidak memiliki berat badan lagi untuk turun secara fisik.

"Saya mulai diet perlahan-lahan dan orang-orang akan mengatakan saya tampak hebat ketika pertama kali mulai kurus. Jadinya, saya terus diet, karena berat badan saya adalah satu-satunya hal yang saya kendalikan.”

"Ketika banyak hal buruk di rumah, saya kehilangan berat badan lebih banyak dan saya baru saja kehilangan banyak berat badan. Saya mulai diganggu di sekolah karena kurus."

Sintal sekaleeeeee..... foto: mirror.co.uk

Sumber: mirror.co.uk
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...