Minggu, 26 Mei 2019 15:10

Wali Kota Malang Pantau Hari Pertama Rekayasa Lalin di Jalan Bandung

Senin, 21 Januari 2019 10:02 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Iwan Irawan
Wali Kota Malang Pantau Hari Pertama Rekayasa Lalin di Jalan Bandung
Wali Kota Malang Sutiaji, bersama Suyanto, M.Pd Kepala MIN Malang 1, berdialog soal uji coba rekayasa lalin di hari pertama di kawasan Jl. Bandung Kota Malang, Senin (21/01). foto: ist.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji standby selama satu jam mulai pukul 06.15 hingga 07.15 di kawasan madrasah terpadu di Jalan Bandung. Hal ini dilakukan untuk memantau uji coba rekayasa jalan Bandung.

"Hanya bersepeda motor, langsung turun ke lokasi rekayasa lalu lintas di kawasan madrasah terpadu memastikan akan kelancarannya selama masa uji coba sebulan, diawali pada Senin (21/01)," ungkap Kabag Humas Kota Malang M. Nurwidianto.

Selain melihat secara langsung kelancaran arus lalu lintasnya, Wali Kota Malang juga ingin membuktikan komitmen 3 kepala madrasah dan 1 kepala Taman Kanak-Kanak.

"Dalam rangka mensukseskan dan mewujudkan kelancaran arus lalin di Jl. Bandung, mengurangi kemacetan di Kota Malang, khususnya di kawasan Jl. Bandung," tegas Wali Kota Malang Sutiaji

Sutiaji mengungkapkan, 3 madrasah dan 1 sekolah TK tersebut juga telah menyosialisasikan aturan baru kepada wali murid, pada Sabtu (19/01) lalu. "Alhamdulillah, di hari pertama sudah bisa dilihat. Kendati masih ada satu atau dua yang belum paham, namun perlu terus disosialisasikan aturan ini," tukasnya.

Wali Kota mengaku akan mengevaluasi tiap harinya dalam masa uji coba ini. Tidak hanya pada waktu masuk sekolah, saat kepulangan anak-anak sekolah pun akan dilakukan pemantauan secara seksama. Agar kegiatan uji coba rekayasa ini betul-betul berjalan sesuai harapan.

"Dan kami menginstruksikan kepada Dishub, untuk memindahkan penyeberangan jalan di depan MIN Malang 1 ke barat, yaitu depan MTsN Malang 1. Jadi satu semuanya di situ," terang politikus Partai Demokrat ini.

"Posisikan parkir mobil pada posisi 30 derajat setelah pukul 08.30 berikutnya, dan Dishub mesti melaporkan setiap waktu kepada saya," pungkasnya. (iwa/thu/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...