Kamis, 19 September 2019 10:08

Deadlock, Mediasi antara Warga dengan Jasa Marga Terkait Tuntutan Underpass Dilanjut Hari ini

Kamis, 17 Januari 2019 01:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fuad
Deadlock, Mediasi antara Warga dengan Jasa Marga Terkait Tuntutan Underpass Dilanjut Hari ini

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Jasa Marga sebagai pihak pengelola tol Gempol-Pasuruan (Gempas) Seksi tiga dinilai main-main dan tak profesional oleh warga. Pasalnya, hingga batas waktu yang ditentukan, tuntutan warga untuk pembangunan terowongan belum juga dikabulkan.

Hal ini membuat ratusan warga Desa Sadengrejo dan Kawisrejo bersiap untuk unjuk rasa memblokade jalan tol sejak pagi. Namun aksi unjuk rasa tersebut urung dilaksanakan. Ini lantaran warga kembali diajak berdiskusi dengan PT Jasa Marga sebagai pengelola tol, pejabat Pemkab Pasuruan, dan jajaran kepolisian Polres Pasuruan Kota, Rabu (16/1).

Namun pantauan di lapangan, hingga pukul 11.30 WIB urun rembuk ini tak juga menemukan titik terang. Warga yang hadir dalam forum pun mulai gerah. Mereka menilai PT. Jasa Marga tidak profesional. Saat ditanya mengenai solusi atas permasalahan yang dialami warga terkait banyaknya kecelakaan di overpass tol tersebut, PT Jasa Marga hanya berkelit.

"Kamu tidak bakalan entos menyelesaikan soal ini, karena yang punya kebijakan bukan kamu!. Mana Mulyono?," hardik Hudan Dardiri selaku Korlap warga kepada Eko dan Siswoyo, perwakilan Jasa Marga yang hadir.

Keduanya pun tampak gugup saat menghadapi warga di tengah forum tersebut. “Tuntutan warga sulit untuk direalisasikan,” ungkap Eko singkat, setelah berkelit-kelit menjawab pertanyaan warga.

Warga yang datang dalam forum diskusi tersebut sempat naik pitam, namun masih dapat mengontrol emosi. Diskusi pun mandek dan akan dilanjutkan Kamis (17/1) hari ini.

Diketahui, warga dan PT Jasa Marga selaku pengelola proyek tol telah membuat kesepakatan pada 5 November 2018 silam. Salah satu poinnya, bahwa PT Jasa Marga akan membangun underpass (terowongan) tiga minggu pasca peresmian tol. Namun, hingga hari ini, pembangunan underpass tak kunjung terealisasi. (afa/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...