Senin, 22 Juli 2019 07:23

Deadlock, Mediasi antara Warga dengan Jasa Marga Terkait Tuntutan Underpass Dilanjut Hari ini

Kamis, 17 Januari 2019 01:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fuad
Deadlock, Mediasi antara Warga dengan Jasa Marga Terkait Tuntutan Underpass Dilanjut Hari ini

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Jasa Marga sebagai pihak pengelola tol Gempol-Pasuruan (Gempas) Seksi tiga dinilai main-main dan tak profesional oleh warga. Pasalnya, hingga batas waktu yang ditentukan, tuntutan warga untuk pembangunan terowongan belum juga dikabulkan.

Hal ini membuat ratusan warga Desa Sadengrejo dan Kawisrejo bersiap untuk unjuk rasa memblokade jalan tol sejak pagi. Namun aksi unjuk rasa tersebut urung dilaksanakan. Ini lantaran warga kembali diajak berdiskusi dengan PT Jasa Marga sebagai pengelola tol, pejabat Pemkab Pasuruan, dan jajaran kepolisian Polres Pasuruan Kota, Rabu (16/1).

Namun pantauan di lapangan, hingga pukul 11.30 WIB urun rembuk ini tak juga menemukan titik terang. Warga yang hadir dalam forum pun mulai gerah. Mereka menilai PT. Jasa Marga tidak profesional. Saat ditanya mengenai solusi atas permasalahan yang dialami warga terkait banyaknya kecelakaan di overpass tol tersebut, PT Jasa Marga hanya berkelit.

"Kamu tidak bakalan entos menyelesaikan soal ini, karena yang punya kebijakan bukan kamu!. Mana Mulyono?," hardik Hudan Dardiri selaku Korlap warga kepada Eko dan Siswoyo, perwakilan Jasa Marga yang hadir.

Keduanya pun tampak gugup saat menghadapi warga di tengah forum tersebut. “Tuntutan warga sulit untuk direalisasikan,” ungkap Eko singkat, setelah berkelit-kelit menjawab pertanyaan warga.

Warga yang datang dalam forum diskusi tersebut sempat naik pitam, namun masih dapat mengontrol emosi. Diskusi pun mandek dan akan dilanjutkan Kamis (17/1) hari ini.

Diketahui, warga dan PT Jasa Marga selaku pengelola proyek tol telah membuat kesepakatan pada 5 November 2018 silam. Salah satu poinnya, bahwa PT Jasa Marga akan membangun underpass (terowongan) tiga minggu pasca peresmian tol. Namun, hingga hari ini, pembangunan underpass tak kunjung terealisasi. (afa/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...