Minggu, 20 Januari 2019 23:21

Kontraktor Proyek Box Culvert Rp 1,4 M di Srembi Sisakan Masalah, Warga Resah

Sabtu, 12 Januari 2019 21:05 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kontraktor Proyek Box Culvert Rp 1,4 M di Srembi Sisakan Masalah, Warga Resah
Kondisi proyek box culvert di Dusun Srembi Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, yang ditelantarkan kontraktor. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kontraktor pelaksana proyek box culvert di Dusun Srembi Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, menyisakan masalah pekerjaan. CV Jamus Mansyurin Konstruksi, selaku pelaksana proyek tak merapikan tanah bekas galian setelah pemasangan box culvert selesai, akhir Desember lalu.

Sehingga, paving jalan warga yang dibongkar berserakan. Selain itu, CV Jamus Mansyurin Konstruksi juga tak membangun kembali tembok pembatas jalan yang ambrol akibat penggalian tanah untuk pemasngan box culvert.

Katik Alfarisi, Ketua Panitia Pengawas Proyek yang ditunjuk warga membenarkan, kalau pelaksana proyek lepas tanggungjawab atas hal tersebut. "Benar Pak, kontraktor selalu ngeles (menghindar, red) ketika kami mintai tanggungjawab," ujar Katik kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu(12/1).

Menurut Katik, kontraktor pelaksana proyek tersebut diketahui bernama Amin dengan bendera CV. Jamus Mansyurin Konstruksi, dengan No. surat perintah kerja (SPK) 764/891/CK/437.51/2018, dan tangal SPK: 16 Juli 2018. Sedangkan pelaksanaan proyek senilai Rp 1,4 miliar itu terhitung mulai 7 November 2018, dengan panjang drainase kurang lebih 450 meter di sisi kanan kiri jalan Srembi.

Katik mengakui banyak warga yang komplain dan mengeluhkan pekerjaan proyek box culvert tersebut. Pasalnya, hingga kini kontraktor tak kunjung menuntaskan pengerjaannya. "Ya Pak, saya nguber (kejar-red) kontraktornya, namun belum juga bisa ketemu," terang Ketua RT 14 RW 3 Kembangan Regency ini.

Senada juga dikatakan Ketua RT 05 RW 03 Kembangan Regency, ER Sutoyo. Ia mengungkapkan bahwa pelaksana proyek pernah berjanji meyelesaikan pekerjaan usai tahun baru 2019. "Faktanya, sampai sekarang belum datang," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Amin selaku pelaksana proyek dengan bendera CV. Jamus Mansyurin Konstruksi belum memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Berkali-kali dihubungi BANGSAONLINE.com melalui telepon selulernya, Amin tak menjawab. Konfirmasi yang dikirim BANGSAONLINE.com via WhatsApp juga tak dibalas, meski tampak yang bersangkutan telah membaca pesan tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik, Ir. Gunawan Setijadi kepada BANGSAONLINE.com berjanji secepatnya menuntaskan persoalan proyek box culvert yang dikomplain warga tersebut.

"Ok, Insya Allah mulai Senin (14/1) harus dirapikan. Kalau belum tolong saya dilapori lagi," pungkasnya melalui chat WA, Sabtu (12/1). (hud/ns)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...