Jumat, 21 Juni 2019 05:18

Persyaratan Berat, Pemekaran Kecamatan di Pacitan Sulit Terealisasi

Jumat, 11 Januari 2019 13:44 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Persyaratan Berat, Pemekaran Kecamatan di Pacitan Sulit Terealisasi
Muhammad Chusnul Faozi, Kasubbag Pembinaan Wilayah Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Pacitan sepertinya masih sangat kesulitan untuk melakukan pemekaran wilayah kecamatan guna lebih mendekatkan pelayanan pada masyarakat. Bahkan rencana yang pernah dibesut tahun lalu itu, sepertinya sulit terwujud.

Kasubag Pembinaan Wilayah Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Setkab Pacitan, Muhamad Chusnul Faozi mengatakan, awalnya Kecamatan Pacitan memang diwacanakan untuk dimekarkan menjadi Kecamatan Pacitan Barat dan Timur. Sebab secara administratif, ketentuan minimal desa sudah terpenuhi.

"Di Kecamatan Pacitan itu terdiri dari 20 desa dan lima kelurahan. Dengan begitu, syarat minimal desa sejatinya sudah terpenuhi untuk dilakukan pemekaran wilayah," katanya, Jumat (11/1).

Namun, hal itu sepertinya hanya sebatas rencana. Pasalnya, pemerintah dengan PP 17/18 tentang Kecamatan, kembali memberikan syarat yang dinilai cukup memberatkan agar sebuah kecamatan itu bisa dimekarkan. Selain minimal jumlah desa, juga jumlah penduduk yang disyaratkan minimal 6 ribu jiwa di setiap desa.

"Awalnya hanya mempertimbangkan exsisting desa di kecamatan dimaksud. Sepanjang jumlah minimal desa terpenuhi, pemekaran bisa dilakukan. Namun sekarang ini ada penambahan syarat minimal jumlah penduduk, yaitu 6 ribu jiwa di setiap desa. Sedangkan desa-desa di Kecamatan Pacitan jumlah penduduknya cukup bervariatif. Ada desa yang lebih dari 6 ribu jiwa, juga ada desa yang jumlah penduduknya kurang dari 6 ribu jiwa," beber Chusnul.

Terkait penambahan prasyarat tersebut, tentu hal yang tidak mungkin pemekaran kecamatan akan bisa dilaksanakan. "Ya kita terbentur dengan aturan. Sehingga sulit untuk dilaksanakan pemekaran tersebut," tandasnya. (yun/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 12 Juni 2019 16:10 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Setelah jalur lintas selatan Jogja dibuka, banyak pantai-pantai yang terbuka aksesnya untuk umum. Sebelumnya, keterbatasan akses membuat banyak pantai cantik ini nyaris tak terjamah oleh manusia. Namun sekarang banya...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Rabu, 19 Juni 2019 14:35 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat ...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...