Minggu, 24 Maret 2019 23:08

Hampir Rp 1 M, Uang Rakyat Pacitan untuk Beli Rokok Tiap Hari

Jumat, 11 Januari 2019 09:42 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Hampir Rp 1 M, Uang Rakyat Pacitan untuk Beli Rokok Tiap Hari
Ilustrasi

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Konsumsi rata-rata penduduk laki-laki dewasa di Pacitan terhadap rokok disinyalir masih cukup tinggi. Tiap hari, hampir Rp 1 miliar total pendapatan masyarakat habis untuk membeli sebungkus rokok.

Hal ini disampaikan Widarto, salah seorang pelaku usaha pabrik rokok lintingan di Pacitan. Ia mengungkapkan, sedikitnya 40 persen penduduk laki-laki dewasa di Pacitan merupakan perokok aktif.

"Jumlah penduduk laki-laki dewasa kita berapa, tinggal mengalikan Rp 10.000, itu harga rata-rata sebungkus rokok sebagai indikator pengali," katanya, Jumat (11/1).

Sementara itu merujuk data, jumlah penduduk laki-laki dewasa di Pacitan tercatat sebanyak 233.201 jiwa. Bila jumlah tersebut dikalikan harga satu bungkus rokok (ditaksir senilai Rp 10.000) akan ketemu angka Rp 932.804.000 atau setara dengan 1.119.360 batang, kalau diambil rata-rata untuk satu bungkus rokok berisikan 12 batang.

Menyikapi fenomena masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap asap rokok, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan Wawan Kasiyanto, hanya bisa geleng kepala. Menurutnya, rokok persoalan cukup dilematis. Di satu sisi, pemerintah getol mengampanyekan dampak dari bahayanya bagi kesehatan, namun di sisi lain, pemerintah juga terbantu dengan adanya cukai.

"Coba seandainya tidak ada dana bagi hasil cukai, mungkin rumah sakit kita belum semegah itu. Harus diakui, rokok ini ibarat bermuka dua. Satu sisi, kita harus getol memberikan pemahaman akan dampak negatif dari rokok. Namun di sisi lain, kita bakal kesulitan membangun infrastruktur tanpa ada dana bagi hasil cukai," ujar Wawan di tempat terpisah.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan mengedepankan pola hidup sehat. Tentu salah satunya dengan menghindari asap rokok. "Belanjakan pendapatan untuk keperluan yang lebih bermanfaat, terutama ketercukupan gizi keluarga," pesannya. (yun/ns)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...