Senin, 01 Juni 2020 06:57

Hampir Rp 1 M, Uang Rakyat Pacitan untuk Beli Rokok Tiap Hari

Jumat, 11 Januari 2019 09:42 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Hampir Rp 1 M, Uang Rakyat Pacitan untuk Beli Rokok Tiap Hari
Ilustrasi

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Konsumsi rata-rata penduduk laki-laki dewasa di Pacitan terhadap rokok disinyalir masih cukup tinggi. Tiap hari, hampir Rp 1 miliar total pendapatan masyarakat habis untuk membeli sebungkus rokok.

Hal ini disampaikan Widarto, salah seorang pelaku usaha pabrik rokok lintingan di Pacitan. Ia mengungkapkan, sedikitnya 40 persen penduduk laki-laki dewasa di Pacitan merupakan perokok aktif.

"Jumlah penduduk laki-laki dewasa kita berapa, tinggal mengalikan Rp 10.000, itu harga rata-rata sebungkus rokok sebagai indikator pengali," katanya, Jumat (11/1).

Sementara itu merujuk data, jumlah penduduk laki-laki dewasa di Pacitan tercatat sebanyak 233.201 jiwa. Bila jumlah tersebut dikalikan harga satu bungkus rokok (ditaksir senilai Rp 10.000) akan ketemu angka Rp 932.804.000 atau setara dengan 1.119.360 batang, kalau diambil rata-rata untuk satu bungkus rokok berisikan 12 batang.

Menyikapi fenomena masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap asap rokok, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan Wawan Kasiyanto, hanya bisa geleng kepala. Menurutnya, rokok persoalan cukup dilematis. Di satu sisi, pemerintah getol mengampanyekan dampak dari bahayanya bagi kesehatan, namun di sisi lain, pemerintah juga terbantu dengan adanya cukai.

"Coba seandainya tidak ada dana bagi hasil cukai, mungkin rumah sakit kita belum semegah itu. Harus diakui, rokok ini ibarat bermuka dua. Satu sisi, kita harus getol memberikan pemahaman akan dampak negatif dari rokok. Namun di sisi lain, kita bakal kesulitan membangun infrastruktur tanpa ada dana bagi hasil cukai," ujar Wawan di tempat terpisah.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan mengedepankan pola hidup sehat. Tentu salah satunya dengan menghindari asap rokok. "Belanjakan pendapatan untuk keperluan yang lebih bermanfaat, terutama ketercukupan gizi keluarga," pesannya. (yun/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...