Minggu, 22 September 2019 03:57

Hampir Rp 1 M, Uang Rakyat Pacitan untuk Beli Rokok Tiap Hari

Jumat, 11 Januari 2019 09:42 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Hampir Rp 1 M, Uang Rakyat Pacitan untuk Beli Rokok Tiap Hari
Ilustrasi

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Konsumsi rata-rata penduduk laki-laki dewasa di Pacitan terhadap rokok disinyalir masih cukup tinggi. Tiap hari, hampir Rp 1 miliar total pendapatan masyarakat habis untuk membeli sebungkus rokok.

Hal ini disampaikan Widarto, salah seorang pelaku usaha pabrik rokok lintingan di Pacitan. Ia mengungkapkan, sedikitnya 40 persen penduduk laki-laki dewasa di Pacitan merupakan perokok aktif.

"Jumlah penduduk laki-laki dewasa kita berapa, tinggal mengalikan Rp 10.000, itu harga rata-rata sebungkus rokok sebagai indikator pengali," katanya, Jumat (11/1).

Sementara itu merujuk data, jumlah penduduk laki-laki dewasa di Pacitan tercatat sebanyak 233.201 jiwa. Bila jumlah tersebut dikalikan harga satu bungkus rokok (ditaksir senilai Rp 10.000) akan ketemu angka Rp 932.804.000 atau setara dengan 1.119.360 batang, kalau diambil rata-rata untuk satu bungkus rokok berisikan 12 batang.

Menyikapi fenomena masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap asap rokok, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan Wawan Kasiyanto, hanya bisa geleng kepala. Menurutnya, rokok persoalan cukup dilematis. Di satu sisi, pemerintah getol mengampanyekan dampak dari bahayanya bagi kesehatan, namun di sisi lain, pemerintah juga terbantu dengan adanya cukai.

"Coba seandainya tidak ada dana bagi hasil cukai, mungkin rumah sakit kita belum semegah itu. Harus diakui, rokok ini ibarat bermuka dua. Satu sisi, kita harus getol memberikan pemahaman akan dampak negatif dari rokok. Namun di sisi lain, kita bakal kesulitan membangun infrastruktur tanpa ada dana bagi hasil cukai," ujar Wawan di tempat terpisah.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan mengedepankan pola hidup sehat. Tentu salah satunya dengan menghindari asap rokok. "Belanjakan pendapatan untuk keperluan yang lebih bermanfaat, terutama ketercukupan gizi keluarga," pesannya. (yun/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Sabtu, 21 September 2019 21:42 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...