Minggu, 24 Maret 2019 23:00

Ratusan Seniman dan Budayawan Desak Pemkab Pasuruan Bangun Gedung Kesenian

Senin, 31 Desember 2018 10:02 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ahmad Fuad
Ratusan Seniman dan Budayawan Desak Pemkab Pasuruan Bangun Gedung Kesenian
Para seniman yang kemarin menggelar dialog mengenai seni dan budaya.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan seniman dan budayawan menggelar dialog bersama Pejabat Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pasuruan Nurul Hidayati. Hampir semua dari mereka yang hadir mengusulkan supaya Pemkab Pasuruan punya gedung kesenian. Tujuannya, agar kesenian dan kebudayaan yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan terakomodir dan ada perhatian dari pemerintah. Karena menurut mereka, pemerintah seakan-akan kurang perhatian terhadap pelestarian budaya.

Hal itu disampaikan oleh Ana Cunggrang, warga asal Bulusari, Gempol, Pasuruan. Ana mempunyai lahan Prasasti Cunggrang, di mana prasasti tersebut menjadi acuan sebagai pedoman lahirnya Kabupaten Pasuruan.

Dia mengatakan "Cikal bakal Pasuruan itu adalah Prasasti Cunggrang, tapi hingga saat ini tidak ada perhatian dari pemerintah mengenai kondisi prasasti tersebut," tandas Ana dalam dialog yang diselenggarakan Dewan Kesenian dan kebudayaan Kabupaten Pasuruan (DK3P) di RM Nglencer, Batu Emas, Pandaan, Pasuruan, Minggu (30/12) kemarin.

Menurut Ana, warga Pasuruan sendiri masih banyak yang belum tahu tentang cikal bakal itu. Justru yang sering datang ke tempat tersebut dari luar daerah. Bahkan luar negeri. "Ini gimana, pemerintah ke mana saja, kok sampek cikal bakal Pasuruan saja tidak diketahui warganya. Sebenarnya itu bagus untuk dilestarikan, kemudian dikemas jadi wisata. Karena itu termasuk bagian dari cagar budaya " jelasnya.

Di samping itu juga ada seorang seniman asal Tengger mengusulkan supaya pemerintah juga memperhatikan alat tradisional. Salah satunya adalah terompet kecil yang bunyinya luar biasa dan diklaimnya jarang dimiliki oleh daerah lain.

"Kemudian gamelan khas Pasuruan. Semua daerah punya gamelan tersebut, tapi gamelan Pasuruan tersebut punya keunikan sendiri. Kentong tetek, sebuah alat tradisional yang berasal dari Purwosari, juga banyak alat tradisional lainnya yang tidak bisa disebut satu per satu.

Menyikapi usulan para seniman tersebut, Nurul selaku Kabid yang membidangi kesenian itu angkat bicara. Dia juga merasa iri karena Kota Pasuruan yang wilayahnya kecil punya gedung kesenian. "Kami setuju jika Kabupaten Pasuruan punya gedung kesenian, karena Kota Pasuruan sendiri wilayahnya kecil saja punya gedung, masak kita gak punya," kata dia.

Kemudian Nurul balik bertanya kepada para seniman yang hadir. "Jika anggaranya ada, terus pembangunan gedungnya mau taruh mana?," tanya dia.

Kemudian terkait prasasti, candi, dan peninggalan purbakala lainnya, dia juga ingin survei lokasi dulu. Setelah survei lokasi, dia juga melakukan klasifikasi untuk mengecek keaslian barang tersebut ke BPCB (Badan pelestarian Cagar Budaya) di Trowulan, Mojokerto. "Kita cek ke BPCB dulu, asli atau tidaknya baru kita kembangkan bersama," jelasnya.

Adapun terkait alat tradisional, kegiatan seni budaya dan tradisi tersebut, Nurul berkeinginan mengajak para seniman dan budayawan untuk duduk bareng membahas bersama. "Cuma kendalanya di anggaran. Kita ingin mengembangkannya, cuma dana kita kan terbatas. Tapi selagi ada kemauan kita bersama-sama usaha, jika APBD tidak mampu ya APBN," terang Nurul.

Sementara Ketua DK3P, Ki Bagong Sinukarto menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah terkait di mana letak posisi gedung tersebut diadakan. "Pastinya pemerintah lebih taulah di mana gedung itu dibangun. Tapi gambaran kami, kesenian itu yang banyak di kabupaten adalah wilayah Pasuruan Barat," tandasnya. (afa/dur)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...