Senin, 25 Maret 2019 09:35

Belasan Ribu Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Pacitan Nunggak Iuran

Jumat, 21 Desember 2018 16:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Belasan Ribu Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Pacitan Nunggak Iuran
?Sutomo, Kepala BPJS Kesehatan Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Tunggakan iuran BPJS Kesehatan mandiri di Kabupaten Pacitan menunjukkan angka yang cukup mencengangkan. Hingga tanggal 14 Desember lalu, BPJS masih memiliki piutang hingga Rp 6.317.929.502. Angka miliaran rupiah itu masih tertunggak di 17.645 peserta BPJS.

Kepala BPJS Kesehatan Pacitan Sutomo membenarkan masih adanya ribuan peserta mandiri yang belum melunasi kewajiban iuran sebagai anggota BPJS. 

"Jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Peserta mandiri yang menunggak di wilayah Pacitan per 14 Desember 2018 sebanyak 17.645 peserta, dengan jumlah nominal Rp. 6.317.929.502," katanya, Jumat (21/12).

Menurut Sutomo, mereka yang selama ini lalai memenuhi kewajibannya akan mengalami kendala dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Baik obat jalan maupun rawat inap di puskesmas maupun rumah sakit. Sebab sebagaimana ketentuan Perpres 82/2018, beban tunggakan harus dipenuhi maksimal selama 45 hari, agar peserta mendapatkan jaminan layanan kesehatan secara gratis yang telah ditetapkan pihak BPJS. 

"Mereka juga dikenakan denda pelayanan rawat inap yang akan ditentukan oleh pihak rumah sakit," jelasnya.

Selain kewajiban membayar denda dan iuran tertunggak, peserta BPJS yang belum melunasi tunggakan juga akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan fasilitas pelayanan publik lainnya. Seperti pengurusan surat izin mengemudi (SIM), sertifikat hak milik (SHM), izin mendirikan bangunan (IMB), pembuatan paspor, izin kegiatan usaha, bahkan perizinan yang terkait dengan kepesertaan tender proyek, juga tidak akan diberikan. Hal tersebut diatur didalam PP 86/2013. 

"Jadi begitulah ketentuan aturan, bagi peserta BPJS kesehatan yang lalai dalam memenuhi kewajiban membayar iuran saban bulannya," tegas Sutomo. (yun/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...