Senin, 25 Mei 2020 18:44

​Mahasiswa Unnes Wajib ‘Laporkan’ Akun Medsos

Jumat, 14 Desember 2018 23:10 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Mahasiswa Unnes Wajib ‘Laporkan’ Akun Medsos
Gerbang utama Unnes. foto: tim

SEMARANG, BANGSAONLINE.com - Pendataan akun media sosial diwajibkan bagi civitas akademi di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Hal ini terkait Instruksi Rektor Unnes Nomor 3630/UN37/TU/2018 tentang Pencegahan Radikalisme. Instruksi Rektor ini didasarkan pada instruksi Kemenristek-Dikti.

Salah satu point dalam kebijakan, berisi tentang pendataan akun media sosial bagi seluruh civitas akademi Unnes. Tujuan pendataan akun media sosial, setiap dosen maupun pejabat di tingkatan program studi, fakultas, hingga universitas dapat melakukan pemantauan mengenai sistem akademik Unnes.

Kebijakan ini dibenarkan Lintang Hakim Nugraha selaku Staf Humas Universitas Negeri Semarang. “Tujuan dari kebijakan ini untuk menyebar informasi pada civitas akademika seperti dosen, mahasiswa, dan petugas tenaga kependidikan. Informasi untuk tendik seperti informasi keuangan, surat tugas, dll. Untuk mahasiswa informasi ini berupa jadwal kuliah, jadwal UAS, serta kalender akademik. Kemudian untuk dosen seperti jadwal mengajar, penelitian, dll,” ujarnya, Kamis (13/12/2018).

“Jenis media sosial yang digunakan yaitu telegram. Karena fitur telegram dapat menyebarkan informasi ke ribuan akun, sedangkan WhatsApp belum bisa. Selain itu, telegram juga tidak berbayar jika dibanding dengan sms,” tambahnya.

Instruksi sudah berjalan selama enam bulan dari ditetapkannya mulai 26 Juni 2018. Sebelumnya instruksi ini telah disepakati oleh rektor Unnes dan jajarannya pasca rapat Koordinasi yang digelar di kantor Kemenrisdikti pada 25 Juni 2018 lalu.

Namun, anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEMKM) bidang Kaderisasi Mahasiswa Sri Hidayah (21) menilai kebijakan kurang efektif mengingat jumlah mahasiswa Unnes terlampau banyak. “Menyebabkan ketidakefektifan jika harus memantau akun mahasiswa satu per satu,” tuturnya.

Disisi lain, Nugroho (19) mahasiswa Teknologi Pendidikan Unnes menuturkan pernyataan yang berbeda mengenai pendataan akun medsos ini. Menurutnya, kebijakan ini sangat baik melihat dari tujuan dari kebijakan itu sendiri. “Sebagai mahasiswa, saya rasa kebijakan ini sangat penting dan bermanfaat. Karena hanya perlu mengetik kata kunci di telegram, saya dapat melihat jadwal kuliah, kalender akademik, maupun hal lainnya terkait perkuliahan dengan mudah. Untuk itu saya sangat mendukung atas kebijakan ini.”

Di sini, pemantau mesdos mahasiswa.

.

Kontributor:

Alwi Tiopan Napade Harahap

Dian Choirunisa

(Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang)

Sumber: -
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...