KEK Singhasari Malang, Menjawab Tantangan Era Industri 4.0

KEK Singhasari Malang, Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 Kriswidyat Praswanto (tengah), foto bersama rombongan Biro Humas dan Protokol serta Pokja Wartawan Pemprov Jatim di KEK Singhasari 4.0 Kabupaten Malang.

Pertunjukan tersebut, tegasnya, sangat kental dengan ekonomi kreatif juga. Ia mencontohkan jika ada even-even Singosari-an dari kalangan budayawan yang memiliki banyak ide kreatif, sehingga bisa terintegrasi antara pariwisata, digital teknologi, dan ekonomi kreatif.

"Pariwisata di sejarahnya dapat, digital teknologinya dapat, kemudian ekonomi kreatifnya juga dapat. Secara terintegrasi akan kita bangun di sini. Makanya kita melabelkan KEK Singhasari 4.0 (four point o)," pungkasnya.

Diketahui, pembangunan KEK Singhasari 4.0 tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP). Hasil rapat terakhir, Menko Perekonomian telah setuju dengan rencana pembangunan KEK Singhasari tersebut.

Dalam perkembangannya, PT Intelegensia Grahatama selaku pengusul KEK Singhasari 4.0 telah menyiapkan lahan seluas 283,1 hektare, sesuai dengan izin lokasi yang diberikan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, KEK Singhasari 4.0 telah membebaskan sebanyak tiga desa sekaligus yang ada di sekitar lokasi KEK. Tiga desa itu yakni, Desa Laglang, Desa Purwoasri, dan Desa Klampok. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO