Senin, 26 Agustus 2019 10:45

​Seri Cak Borgol Preman Internasional: CLBK Pembawa Sengsara

Minggu, 09 Desember 2018 18:52 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Seri Cak Borgol Preman Internasional: CLBK Pembawa Sengsara
Seprok.. seprok.. seprok... kejam sekali dikau cak! foto: mirror.co.uk

BIRMINGHAM, BANGSAONLINE.com – Seri Cak Borgol Preman Internasional hari ini adalah Paul McEvoy (38), warga Kota Birminingham. Dia adalah sosok yang sangat eksplosif, dan posesif. Korbannya, adalah pacarnya sendiri, Rachel Whitehouse (34), ibu dua anak yang saat ini mengambil study menjadi advokat.

Sebenarnya, antara Cak Borgol dan Rachel pernah terjalin cinta monyet, ketika Rachel masih berusia 17 tahun. Namun, entah kenapa cinta monyet mereka bubrah. Semua pada kegiatan masing-masing. Usai puluhan tahun berpisah, mereka bertemu lagi di parkiran luar klub malam Kota Birmingham pada tahun 2016.

Saat itu, mereka dihinggapi CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali). Singkat cerita, mereka pun pacaran. Karena sudah pada dewasa, bahkan Rachel sudah punya anak dua dari perkawinan sebelumnya, mereka hidup serumah.

“Enam bulan pertama, Cak Borgol menjadikan diriku melambung di langit. Cintanya begitu menggelora, dan syahdu. Malam-malam kita lalui dengan indah,” kenang Rachel.

Namun, cinta romantis berubah menjadi cinta bengis. Ternyata Cak Borgol sangat posesif. Beberapa kali Rachel dipukuli, ditodong pisau. Bahkan televisi pun dilemparkan ke kepala Rachel. Semua barang perabotan dipecahi. Seluruh sudut rumah dipasangi CCTV untuk memantau siapa yang datang. Ditambah lagi, telepon rumah dan ponsel Rachel disadap.

Terakhir, sehingga kasus ini mencuat, Rachel dipukuli sambil direkam, saat perayaan hari ibu. "Lihat apa yang telah kau lakukan," teriak Rachel mendapati penuh luka setelah dipukuli Cak Borgol.

Malah, Cak Borgol merekam aksinya. "Itu belum apa-apa," jawab Cak Borgol.

Setelah ponselnya siap merekam. Cak Borgol mulai memukuli Rachel lagi.

"Kamu akan dipenjara," teriak Rachel.

"Ya?" Ejek Cak Borgol.

Gobloknya Cak Borgol, film itu dikirimkan ke teman Rachel. Lha, namanya teman, begitu melihat sohibnya dipukuli Cak Borgol, dia langsung menuju kantor polisi untuk melapor. Cak Borgol memang akhirnya diborgol. Atas perbuatannya, Cak Borgol diganjar 2,5 tahun penjara.

Selesaikah masalah?

Tidak!

Cak Borgol tetap meneror Rachel dari penjara. Setiap hari, tak kurang dia mengirim pesan atau telepon 73 kali yang berisi berbagai ancaman.

Musim panas mendatang, Cak Borgol akan dibebaskan. Rachel pun memutuskan menjual rumahnya, dan berpindah di suatu kota rahasia. Dia berganti nomer telepon, menutup beberapa akun, termasuk facebook.

"Namun, saya merasa berdosa kalau tidak memperingatkan wanita lain yang akan menjadi korbannya. Karenanya, saya publikasikan kekejamannya. Saya tidak akan pernah memaafkan diri sendiri jika seorang wanita lain terbunuh karena saya tidak berbicara," ujar Rachel.

Bagaimana dengan Cak Borgol?

Ya tentu saja, dendamnya kian kesumat. Lha wong rumah ditelepon, yang ngangkat orang lain. Ponsel dihubungi sudah gak bisa.

“Ku akan CLBK lagi,” katanya.

Apa sih CLBK itu? “Cari Loe Bikin Kepret!”

Ah... Cak Borgol... Sok jadi orang Jakarte Loe....

Nah... yang Rachel lupa, bagaimana kalau sampai Cak Borgol mencari ke Kampus kuliah Advokat?

Paling-paling, saat ketemu, Rachel ngomongnya: 

"Loe .. Gue.... End!!!!!"

Potongan rekaman penyiksaan,

Sumber: mirror.co.uk
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...