Kegiatan Ngopi Gayeng Kediri Damai turut dihadiri perwakilan dari pemerintah, tokoh lintas agama, dan sejumlah komunitas. (Ist)
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Gusdurian Mojokutho Pare, Kabupaten Kediri, menggelar acara bertajuk Ngopi Gayeng Kediri Damai, di Pos Kampung Kongan, Pare, Jumat (12/9/2025) malam.
Dalam kegiatan itu, berbagai komunitas dan tokoh lintas agama yang hadir, menegaskan penolakan aksi kericuhan yang sempat terjadi pada Sabtu (30/8/2025), untuk terulang kembali di Kediri.
BACA JUGA:
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
Koordinator GusDurian Modjokutho, Antok Beler, mengatakan bahwa tema Kediri Damai ini diangkat untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga persatuan dan harmoni di tengah perbedaan.
"Tentunya di era digital seperti saat ini, di mana masyarakat lebih cenderung tidak memperhatikan (masyarakat lain) di sekitar," kata Antok.
Kegiatan ini, lanjut dia, sengaja dikemas santai agar peserta lebih mudah menyampaikan ide dan gagasannya untuk lebih meningkatkan keamanan di sekitar.
"Diskusi tidak harus kaku. Dengan ngopi bareng, suasana jadi cair dan lebih akrab," ujar Antok.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




