Doa bersama yang digelar Ponpes Waha Bangil, Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Di tengah meningkatnya ketegangan nasional akibat aksi demonstrasi yang berujung anarkis di sejumlah daerah, Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim (Waha) Bangil menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Kegiatan berlangsung pada Senin (1/9/2025) di halaman Ponpes WAHA 1 dan WAHA 2, diikuti oleh ratusan santri, masayikh, guru, ustaz, ustazah, serta staf yayasan dari berbagai jenjang pendidikan mulai SD, MTs, hingga MA.
BACA JUGA:
- Darul Ulum Rebalas Awards: Tokoh Santri Inspiratif Sabet Penghargaan
- Pekerja Proyek Diduga Tewas Terjatuh di Area Pembangunan Ponpes Dalwa Pasuruan
- Insiden Tangga di Ponpes Dalwa Pasuruan, 12 Santri Terluka dan 1 Meninggal Dunia
- Santri dari Pasuruan Raih Juara Internasional Pencak Silat di Festival 100 Tahun Gontor
Doa dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes, KH Ahmad Wildan Amrullah atau yang akrab disapa Gus Wildan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Indonesia yang belakangan ini diwarnai oleh demonstrasi yang berakhir ricuh.
“Kami sedih melihat situasi akhir-akhir ini, banyak aksi demo berakhir ricuh dan menimbulkan kerusuhan. Ini bentuk kepedulian kami sebagai warga negara,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya ikhtiar spiritual agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan dan tetap menjadi negara yang aman dan damai.
Gus Wildan juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Pasuruan, agar tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang memanas.
“Tetaplah berkepala dingin, mari jaga kondusifitas wilayah kita bersama-sama,” tuturnya. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




