Senin, 19 Agustus 2019 07:29

​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

Rabu, 07 November 2018 22:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pasca ditetapkannya Rendra Kresna menjadi tersangka oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, otomatis terjadi perubahan kepemimpinan daerah di Kabupaten Malang. Dengan telah ditunjuknya Wakil Bupati Malang, Drs. M. Sanusi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang, membuat partai politik pengusung pada Pilkada 2015 lalu bersiap diri untuk mempersiapkan Wabup pengganti.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo.

Pada Pilkada Kabupaten Malang tahun 2015 lalu, Rendra Kresna dan Sanusi diusung oleh Partai Golkar, PKB, NasDem, Gerindra dan Demokrat sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang akhirnya memenangkan Pilkada 2015.

Namun, di tengah perjalanan Rendra Kresna sebagai Bupati Malang terjerat masalah dan ditetapkan statusnya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Guna mengisi kekosongan jabatan, maka Sanusi sebagai Wabup diangkat menjadi Plt. Bupati Malang. Rendra sendiri hingga kini masih menjalani proses penyidikan dan masih dalam tahanan KPK.

Sebagai salah satu partai pengusung, Golkar berencana mencalonkan salah satu kadernya untuk menjadi Wabup, jika nanti Sanusi diangkat secara definitif menjadi Bupati Malang.

“Tentunya kita saat ini harus mengedepankan proses asas praduga tak bersalah dan mengikuti proses hukum yang berjalan, sampai ada keputusan hukum tetap,” terang Kusmantoro Widodo.

“Tapi jika nantinya sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku dan Wabup diangkat menjadi Bupati secara definitif, sebagai partai pengusung kita harus bersiap mencalonkan salah satu kader terbaik kita untuk mengisi posisi Wabup yang baru,” imbuh, Kusmantoro. Namun ia enggan menyebutkan siapa kader terbaik tersebut. “Kita tetap harus berkoordinasi dengan DPW dan DPP,” kata dia.

Mengenai komunikasi dengan partai pengusung lainnya, ia mengaku jika selama ini komunikasi yang terjalin berjalan cukup baik.

“Jika ada gesekan itu hal yang wajar dalam politik, secara kelembagaan dan individu komunikasi sesama partai pengusung cukup baik,” tegasnya. (thu/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...