Kamis, 21 Februari 2019 17:57

​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

Rabu, 07 November 2018 22:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pasca ditetapkannya Rendra Kresna menjadi tersangka oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, otomatis terjadi perubahan kepemimpinan daerah di Kabupaten Malang. Dengan telah ditunjuknya Wakil Bupati Malang, Drs. M. Sanusi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang, membuat partai politik pengusung pada Pilkada 2015 lalu bersiap diri untuk mempersiapkan Wabup pengganti.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo.

Pada Pilkada Kabupaten Malang tahun 2015 lalu, Rendra Kresna dan Sanusi diusung oleh Partai Golkar, PKB, NasDem, Gerindra dan Demokrat sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang akhirnya memenangkan Pilkada 2015.

Namun, di tengah perjalanan Rendra Kresna sebagai Bupati Malang terjerat masalah dan ditetapkan statusnya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Guna mengisi kekosongan jabatan, maka Sanusi sebagai Wabup diangkat menjadi Plt. Bupati Malang. Rendra sendiri hingga kini masih menjalani proses penyidikan dan masih dalam tahanan KPK.

Sebagai salah satu partai pengusung, Golkar berencana mencalonkan salah satu kadernya untuk menjadi Wabup, jika nanti Sanusi diangkat secara definitif menjadi Bupati Malang.

“Tentunya kita saat ini harus mengedepankan proses asas praduga tak bersalah dan mengikuti proses hukum yang berjalan, sampai ada keputusan hukum tetap,” terang Kusmantoro Widodo.

“Tapi jika nantinya sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku dan Wabup diangkat menjadi Bupati secara definitif, sebagai partai pengusung kita harus bersiap mencalonkan salah satu kader terbaik kita untuk mengisi posisi Wabup yang baru,” imbuh, Kusmantoro. Namun ia enggan menyebutkan siapa kader terbaik tersebut. “Kita tetap harus berkoordinasi dengan DPW dan DPP,” kata dia.

Mengenai komunikasi dengan partai pengusung lainnya, ia mengaku jika selama ini komunikasi yang terjalin berjalan cukup baik.

“Jika ada gesekan itu hal yang wajar dalam politik, secara kelembagaan dan individu komunikasi sesama partai pengusung cukup baik,” tegasnya. (thu/ian)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...