Minggu, 21 April 2019 02:17

​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

Rabu, 07 November 2018 22:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
​Wabup Naik Jadi Plt Bupati Malang, Golkar Siapkan Kadernya

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pasca ditetapkannya Rendra Kresna menjadi tersangka oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, otomatis terjadi perubahan kepemimpinan daerah di Kabupaten Malang. Dengan telah ditunjuknya Wakil Bupati Malang, Drs. M. Sanusi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang, membuat partai politik pengusung pada Pilkada 2015 lalu bersiap diri untuk mempersiapkan Wabup pengganti.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo.

Pada Pilkada Kabupaten Malang tahun 2015 lalu, Rendra Kresna dan Sanusi diusung oleh Partai Golkar, PKB, NasDem, Gerindra dan Demokrat sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang akhirnya memenangkan Pilkada 2015.

Namun, di tengah perjalanan Rendra Kresna sebagai Bupati Malang terjerat masalah dan ditetapkan statusnya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Guna mengisi kekosongan jabatan, maka Sanusi sebagai Wabup diangkat menjadi Plt. Bupati Malang. Rendra sendiri hingga kini masih menjalani proses penyidikan dan masih dalam tahanan KPK.

Sebagai salah satu partai pengusung, Golkar berencana mencalonkan salah satu kadernya untuk menjadi Wabup, jika nanti Sanusi diangkat secara definitif menjadi Bupati Malang.

“Tentunya kita saat ini harus mengedepankan proses asas praduga tak bersalah dan mengikuti proses hukum yang berjalan, sampai ada keputusan hukum tetap,” terang Kusmantoro Widodo.

“Tapi jika nantinya sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku dan Wabup diangkat menjadi Bupati secara definitif, sebagai partai pengusung kita harus bersiap mencalonkan salah satu kader terbaik kita untuk mengisi posisi Wabup yang baru,” imbuh, Kusmantoro. Namun ia enggan menyebutkan siapa kader terbaik tersebut. “Kita tetap harus berkoordinasi dengan DPW dan DPP,” kata dia.

Mengenai komunikasi dengan partai pengusung lainnya, ia mengaku jika selama ini komunikasi yang terjalin berjalan cukup baik.

“Jika ada gesekan itu hal yang wajar dalam politik, secara kelembagaan dan individu komunikasi sesama partai pengusung cukup baik,” tegasnya. (thu/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...