Senin, 23 September 2019 10:53

Kecewa, Anas Anggap Jaksa Lindungi Ibas

Kamis, 18 September 2014 22:01 WIB
Kecewa, Anas Anggap Jaksa Lindungi Ibas
Anas Urbaningrum. foto: suarapengusaha.com

JAKARTA(BangsaOnline)Terdakwa kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi proyek Hambalang dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Anas Urbaningrum meluapkan kekecewaannya. Pasalnya dia menilai ada tebang pilih dalam menindaklanjuti kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.

Dia menyampaikan kekecewaannya lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak pernah menghadirkan salah satu pihak yang disinyalir terlibat dalam kasus ini, Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas). Terlebih Ibas merupakan Steering Committe Kongres Partai Demokrat 2010.

"Ini adalah penegasan bahwa sejak awal telah terjadi pengkhususan kepada AU (Anas Urbaningrum) sekaligus memagari dan membentengi agar tidak masuk dan menyentuh pihak-pihak yang sesungguhnya secara objektif hukum menjadi pihak yang sama dan setara dengan terdakwa, tapi secara politik tidak dapat tersentuh oleh hukum yang terkait oleh kongres," kata Anas saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (18/9).

Tak hanya itu, Anas pun mempertanyakan kenapa JPU tak pernah sama sekali menghadirkan Ibas. Pasalnya, Ibas merupakan salah satu panitia Kongres Partai Demokrat 2010. Terlebih Ketua Panitia Pelaksana Kongres, Didiek Mukrianto telah diperiksa sebagai saksi pada proses penyidikan.

"Pada saat disebut bukan panitia kongres yang dihadirkan, tentu yang dimaksudkan adalah panitia pengarah yang ketuanya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono, karena faktanya adalah telah dihadirkan Didiek mukrianto, Ketua Panitia Pelaksana Kongres yang juga telah diperiksa sebagai saksi pada proses penyidikan," ungkapnya.

Anas menyayangkan atas sikap JPU yang hanya menghadirkan saksi dari tim suksesnya saat mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam kongres tersebut. Tetapi, tak pernah menghadirkan saksi dari panitia kongres partai Demokrat 2010 di Bandung, Jawa Barat.

Maka dari itu, Anas memandang bahwa sangat jelas pihak mana yang seharusnya dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan. Melirik, fokus dakwaan yang dilayangkan Jaksa adalah terkait kongres partai Demokrat 2010.

"Bukan panitia kongres yang dihadirkan, tetapi tim pemenangan AU dalam pencalonan sebagai Ketum," pungkasnya.

Sumber: merdeka.com
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...