Jumat, 19 Juli 2019 16:43

Begini Pernyataan Sikap Pesantren Tebuireng atas Peristiwa di Garut

Minggu, 28 Oktober 2018 16:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Begini Pernyataan Sikap Pesantren Tebuireng atas Peristiwa di Garut
Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pesantren Tebuireng menyampaikan delapan butir pernyataan sikap atas peristiwa pembakaran bendera HTI saat peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jabar, 22 Oktober 2018. Pernyataan itu disampaikan secara langsung oleh pengasuh pesantren Tebuireng KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, Sabtu (27/10/2018).

Gus Sholah menyesalkan terjadinya peristiwa itu yang dimulai dengan penyusupan seseorang yang membawa bendera berkalimat tauhid atau bendera HTI saat acara HSN (Hari Santri Nasional). Dari situlah bendera tersebut kemudian dibakar oknum Banser dan berdampak pada kegaduhan secara nasional.

"Persepsi masyarakat terbelah menjadi dua atas peristiwa tersebut. Pertama, menyatakan bahwa tindakan oknum Banser itu tidak bisa dibenarkan. Kedua, menyatakan bahwa tindakan Banser itu benar sebagai antisipasi terhadap bahaya yang lebih besar," kata Gus Sholah yang didampingi wakil pengasuh KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Gus Sholah mengungkapkan, sebagain besar masyarakat merasa tidak nyaman bahkan marah akibat kejadian itu. Namun demikian, menurut Gus Sholah, penyusupan pada acara HSN dan tindakan pembakaran itu tidak etis.

"Kami menghargai permohonan maaf oknum Banser dan juga penyusup yang membawa bendera. Akan tetapi, kami meminta kepada pihak kepolisian agar menindaklanjuti proses hukum secara tuntas terhadap penyusupan pada acara HSN itu," ujarnya saat jumpa pers di 'dalem kasepuhan' Tebuireng. (ony/rev)

Berikut 8 pernyataan sikap Pesantren Tebuireng atas pembakaran bendera HTI

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...