Kamis, 24 Januari 2019 10:41

Ketua Pira Gresik Ajak Caleg Perempuan Miliki Strategi Pemenangan Pemilu

Selasa, 16 Oktober 2018 15:13 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Ketua Pira Gresik Ajak Caleg Perempuan Miliki Strategi Pemenangan Pemilu
Ketua Pira Gresik Nur Saidah (dua dari kiri) memberikan pengarahan saat pertemuan. foto: Syuhud/ bangsaonline.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kuota 30 persen keterwakilan perempuan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para bakal calon legislatif (Bacaleg) yang berlaga pada Pileg 2019. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Perempuan Indonesia Raya (Pira) Partai Gerindra Kabupaten Gresik, Nur Saidah kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (16/10).

Menurut ia, ada sejumlah strategi yang perlu disiapkan sebagai upaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik. Yakni, pendidikan, pendanaan, peraturan, dan penjaringan.

"Modal ini harus disiapkan secara serius agar mampu mendongkrak jumlah perempuan yang berhasil dalam Pemilu 2019 mendatang," papar bacaleg Dapil II (Cerme dan Duduksampeyan) ini.

Nur Saidah menjelaskan, saat ini masih ada dua penghalang utama bagi perempuan dalam berpartisipasi politik. Yakni, dari sisi supply dan demand. "Ada partai yang kekurangan sumber daya manusia (SDM) perempuan. Juga ada perempuan yang sudah berpolitik, namun faktanya tak terpilih," urai wakil ketua DPRD Gresik ini.

Karena itu, guna menghadapi Pileg 2019, ia memaparkan sejumlah strategi agar perempuan bisa memenangkan pemilu. Strategi itu berupa penjaringan atau rekrutmen bacaleg. "Kelompok perempuan seperti Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), dan organisasi perempuan sayap-sayap partai membentuk database perempuan yang akan diajukan ke parpol," terangnya.

Selain penjaringan, yang tak kalah pentingnya menurut Nur Saidah adalah pendidikan politik. "Pendidikan politik bagi Bacaleg perempuan penting dilakukan untuk peningkatan kapasitas. Juga bagi anggota legislatif perempuan untuk meningkatkan performance," jelasnya.

Hingga saat ini, kata Nur Saidah, jumlah perempuan yang berhasil memenangkan pemilu masih relatif sedikit. "Fakta ini harus menjadi perhatian seriu sagar perempuan dapat lebih meningkatkan persentase kemenangannya dalam Pemilu," pungkasnya. (hud/rd)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...