Minggu, 21 April 2019 16:00

Ada Pohon Misterius di Desa Sempu Pacitan: Dianggap Keramat, Konon jadi Tempat Singgah para Wali

Kamis, 11 Oktober 2018 14:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ada Pohon Misterius di Desa Sempu Pacitan: Dianggap Keramat, Konon jadi Tempat Singgah para Wali
Hj Endang Surjasri, Kepala Disparpora Pacitan saat berada di dekat pohon misterius. foto: YUNIARDI S/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sebutan Wengker Kidul untuk Kabupaten Pacitan, mungkin benar adanya. Kabupaten yang berjarak kurang lebih 230 Km dari Ibu Kota Provinsi ini memang banyak memiliki lokasi-lokasi bersejarah dengan cerita mistis yang patut untuk disimak.

Salah satunya, sebuah pohon yang tidak diketahui nama serta jenisnya, namun tumbuh subur di atas bebatuan cadas. Pohon yang menjulang tinggi menyerupai tanaman jati itu konon sudah berumur ratusan tahun.

"Meski tumbuh di atas batuan cadas, akan tetapi pohon tersebut tak pernah layu. Bahkan sudah beratus-ratus tahun usianya, akan tetapi pohon tersebut tak lapuk termakan usia. Malah dahan dan rantingnya semakin kokoh dengan dedaunan yang terus menghijau," ujar Endang Surjasri, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan, Kamis (11/10).

Menurut Endang, pohon misterius dan keramat yang diperkirakan tumbuh saat penyebaran Islam di Pulau Jawa oleh para wali itu tegak berdiri tak jauh dari lokasi belik Brumbung di Desa Sempu, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Konon ceritanya, pohon tersebut pernah dijadikan tempat persinggahan oleh sejumlah wali untuk sekadar melepas lelah.

"Cerita itu mungkin bisa dibenarkan. Sebab tak jauh dari berdirinya pohon juga berdiri sebuah musala kecil. Bisa jadi saat penyebaran agama Islam di Pacitan, sejumlah wali memanfaatkan rindangnya pohon tersebut untuk sekadar melepas lelah setelah atau sebelum melaksanakan salat lima waktu," tuturnya.

Namun begitu, lanjut Endang, cerita itu belum bisa dijadikan dasar sejarah. Sebab tak satupun sumber yang bisa memberikan kepastian asal muasal dari pohon cukup misterius tersebut. "Kita hanya bisa menduga-duga. Namun tak sedikit warga setempat yang meyakini kalau itu pohon keramat dan tidak bisa diperlakukan semena-mena. Nilai mistisnya sangat kuat. Apalagi diduga pernah dijadikan tempat peristirahatan oleh sejumlah wali saat melakukan penyebaran agama Islam kala itu," tukasnya. (yun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...