Jumat, 19 Oktober 2018 23:55

Ada Pohon Misterius di Desa Sempu Pacitan: Dianggap Keramat, Konon jadi Tempat Singgah para Wali

Kamis, 11 Oktober 2018 14:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ada Pohon Misterius di Desa Sempu Pacitan: Dianggap Keramat, Konon jadi Tempat Singgah para Wali
Hj Endang Surjasri, Kepala Disparpora Pacitan saat berada di dekat pohon misterius. foto: YUNIARDI S/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sebutan Wengker Kidul untuk Kabupaten Pacitan, mungkin benar adanya. Kabupaten yang berjarak kurang lebih 230 Km dari Ibu Kota Provinsi ini memang banyak memiliki lokasi-lokasi bersejarah dengan cerita mistis yang patut untuk disimak.

Salah satunya, sebuah pohon yang tidak diketahui nama serta jenisnya, namun tumbuh subur di atas bebatuan cadas. Pohon yang menjulang tinggi menyerupai tanaman jati itu konon sudah berumur ratusan tahun.

"Meski tumbuh di atas batuan cadas, akan tetapi pohon tersebut tak pernah layu. Bahkan sudah beratus-ratus tahun usianya, akan tetapi pohon tersebut tak lapuk termakan usia. Malah dahan dan rantingnya semakin kokoh dengan dedaunan yang terus menghijau," ujar Endang Surjasri, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan, Kamis (11/10).

Menurut Endang, pohon misterius dan keramat yang diperkirakan tumbuh saat penyebaran Islam di Pulau Jawa oleh para wali itu tegak berdiri tak jauh dari lokasi belik Brumbung di Desa Sempu, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Konon ceritanya, pohon tersebut pernah dijadikan tempat persinggahan oleh sejumlah wali untuk sekadar melepas lelah.

"Cerita itu mungkin bisa dibenarkan. Sebab tak jauh dari berdirinya pohon juga berdiri sebuah musala kecil. Bisa jadi saat penyebaran agama Islam di Pacitan, sejumlah wali memanfaatkan rindangnya pohon tersebut untuk sekadar melepas lelah setelah atau sebelum melaksanakan salat lima waktu," tuturnya.

Namun begitu, lanjut Endang, cerita itu belum bisa dijadikan dasar sejarah. Sebab tak satupun sumber yang bisa memberikan kepastian asal muasal dari pohon cukup misterius tersebut. "Kita hanya bisa menduga-duga. Namun tak sedikit warga setempat yang meyakini kalau itu pohon keramat dan tidak bisa diperlakukan semena-mena. Nilai mistisnya sangat kuat. Apalagi diduga pernah dijadikan tempat peristirahatan oleh sejumlah wali saat melakukan penyebaran agama Islam kala itu," tukasnya. (yun/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...