Wali Kota Malang Sutiaji, saat menerima suvenir buku dari Direktur Sekolah Parlemen RBCI Malang Dr. Nazarudin Malik. Foto: Istimewa
MALANG, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Malang Raya dan sekitarnya diajak untuk lebih melek dan sadar berpolitik, lewat sekolah parlemen. Kampanye itu dikemas dalam Rumah Baca Cerdas Institute (RBCI), yang dibentuk oleh lintas partai dan organisasi kemasyarakatan, beralamatkan di Jl. Puncak Borobudur Malang, Sabtu (6/10) kemarin.
RBCI Sekolah Parlemen dibuka dan dilaunching oleh Wali Kota Malang Sutiaji, bersama Ketua PP Muhammadiyah Jakarta Busyro Muqqodas (pemateri).
BACA JUGA:
- HUT ke-112, DPRD Kota Malang Tegaskan Penguatan Pengawasan dan Sinergi
- Perumda Tugu Tirta Kota Malang Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Nyepi dan Idulfitri
- Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional
- PDI Perjuangan Kota Malang Perkenalkan Pengurus Baru Periode 2025–2030
Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan sangat mengapresiasi positif atas terbentuknya Rumah Baca Cerdas ini.
"Semoga sekolah parlemen ini mampu mengedukasi warga Malang akan pentingnya pemahaman secara umum tugas dan peranan legislator di DPRD seperti halnya sebagai seorang pengawas, pembuatan Perda serta penentu anggaran," ujar Sutiaji.
RBC institute ini, lanjut Sutiaji, secara tidak langsung membantu meringankan tugas partai. Karena semestinya pendidikan parlemen adalah tugas dan tanggungjawab partai dalam mengedukasi kadernya.
"Akan tetapi, sebuah terobosan baru partai berkenan memberikan ilmunya kepada masyarakat secara langsung lewat sekolah parlemen," sambungnya.
Direktur RBC Institute, Dr. Nazaruddin Malik, M.Si mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah khususnya Wali Kota Malang yang telah mendukung penuh dibukanya RBC Institute serta pelaksanaan Sekolah Parlemen ini.
"Saya sangat berharap agar apa yang telah kami inisiasi ini mampu memberikan sedikit sumbangsih bagi pembangunan di Kota Malang," pungkasnya. (iwa/thu/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




