Jumat, 07 Agustus 2020 15:58

'Kegenitan' Pers Ikut Mendorong Terjadinya Politik Dramatisasi

Kamis, 20 September 2018 14:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Nursuhud, Anggota Komisi IX DPR RI. foto: YUNIADI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Politik dramatisasi masih berkembang subur dalam dinamika kehidupan selama ini. Tak sedikit para elit politik, baik yang duduk di parlemen maupun pejabat eksekutif yang menyuarakan lelucon-lelucon yang jauh dari arti politik secara substansial. Demikian disampaikan Nursuhud, anggota Komisi IX DPR RI, Kamis (20/9).

Politikus PDIP ini juga menyebut bahwa politik dramatisasi juga tak lepas dari peran media. "Dramatisasi politik itu terjadi juga tak lepas dari 'kegenitan' pers selama ini. Pers yang mestinya berperan menyuarakan arti politik yang substansial, namun ikut terbawa arus dengan fragmentasi politik yang dikembangkan para elit," ujar legislatif pusat tiga periode ini saat ditemui di kediamannya Jl HOS Cokroaminoto Pacitan.

Nur yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil VII Jatim tersebut menegaskan, politik substansial merupakan pengejawantahan kehidupan dunia keseharian. Dia lantas menganalogikan seperti halnya perjalanan anak sekolah. "Bagaimana mereka bersekolah yang baik, taat pada aturan yang ada. Namun bukan bagaimana sekolah itu hanya untuk sekadar mendapatkan kelulusan misalnya. Contoh dunia keseharian ini yang cenderung didramatisir oleh sekelompok elit, sehingga substansi politik yang sebenarnya menjadi bias," jelasnya.

Perilaku-perilaku semacam itu lebih dipengaruhi oleh sistem perekrutan kader yang dinilainya salah, bahkan terkesan bobrok. "Begitu pun dengan regulasi yang diciptakan juga cenderung menyimpang tanpa mengadopsi sebuah sistem politik yang substansial. Mereka lebih mengedepankan sebuah nilai transaksional dalam sebuah proses politik. Inilah yang melahirkan karya-karya drama politik," tandasnya. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...