Rabu, 12 Agustus 2020 04:52

Masuk Kawasan Jalur Nasional, Relokasi Eks PKL Mastrip di Sananwetan Gagal

Minggu, 02 September 2018 17:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Masuk Kawasan Jalur Nasional, Relokasi Eks PKL Mastrip di Sananwetan Gagal
Wakil Wali Kota Blitar, Santoso.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Relokasi eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Mastrip sepertinya belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Hal itu karena lokasi timur lapangan SMA Negeri 1 di Kecamatan Sananwetan yang sebelumnya digadang-gadang sebagai tempat relokasi secara yuridis tak diperbolehkan dibangun kios. Sebab lokasi tersebut berada di kawasan jalan nasional.

"Kami sudah menggelar rapat untuk melakukan kajian dalam mencari tempat relokasi yang representatif. Dalam masa kajian itu, ternyata tempat yang sebelumnya direncanakan akan dijadikan tempat relokasi, ternyata berada di jalan nasional. Sehingga secara yuridis tentu tidak diperbolehkan," jelas Wakil Wali Kota Blitar Santoso, Minggu (2/8/2018).

Dengan kondisi ini, Santoso berharap komunikasi antara Pemkot Blitar dengan pedagang mastrip berjalan lancar. Sehingga tidak terjadi miskomunikasi yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman.

"Artinya jika di sana tidak bisa, kan masih ada pilihan lokasi-lokasi lain. Jadi kami harap komunikasi berjalan lancar dan bersabar," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Paguyuban Pedagang Mastrip Kota Blitar Adi Santoso mengatakan pihaknya tak mau ambil pusing dengan kendala yang dihadapi Pemkot. Ia tak mau berkomentar banyak terkait statement yang diberikan Wakil Wali Kota Blitar Santoso.

Menurut dia, hasil kesepakatan antara Pemkot Blitar dengan pedagang mastrip pada tanggal 23 Agustus lalu menyatakan bahwa aset Pemkot Blitar di timur lapangan Sananwetan bisa digunakan tempat relokasi. Sehingga kesepakatan itulah yang harus segera direalisasikan oleh Pemkot Blitar.

"Lokasi tersebut tidak melanggar Perwali nomor 47 tahun 2016. Kami berkomitmen akan tetap memperjuangkan lahan tersebut sebagai tempat relokasi," tegasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...