Sabtu, 19 Juni 2021 18:25

DPR RI Nilai Penggunaan DBHCT Terlalu Kaku

Jumat, 03 Agustus 2018 17:10 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Iwan Irawan
DPR RI Nilai Penggunaan DBHCT Terlalu Kaku
Kepala Bea Cukai Malang Rudi saat menujukkan rokok ilegal ke anggota DPR RI Andreas E Susetyo di kantor Kanwil DJBC Jatim II Malang, Jumat (03/08). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Dua anggota Komisi XI DPR RI Dapil Malang Raya-Pasuruan-Probolinggo yakni Andreas Eddy Susetyo dan Misbakhun mengapresiasi penertiban yang dilakukan Bea Cukai terhadap jutaan batang rokok ilegal ribuan liter miras ilegal.

Namun menurut Andreas, perjuangan Bea Cukai kurang diimbangi dengan pemanfaatannya.

"Pemerintah daerah (Pemda) di berbagai wilayah pemanfaatannya kurang maksimal. Disebabkan, aturan yang mengatur penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCT) terlalu kaku," demikian diutarakan Andreas Eddy Susetyo, Jumat (03/08).

"DBHCT bisa dimanfaatkan buat pembinaan petani tembakau agar tetap bisa eksis. Atau di bidang kesehatan bisa membantu iuran warga tidak mampu di BPJS PBI" imbuhnya.

BACA JUGA : 

Tekan Prevalensi Remaja Merokok, Pemkot Kediri Ikut Dialog Publik

​33 Ribu Baby Lobster Ilegal di Bandara Juanda Berhasil Diamankan

​Diduga Ada Mafia, Bea Cukai Madura Didemo Komad, Puluhan Wartawan Dilarang Masuk

Jutaan Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah Sampai Sex Toys Dimusnahkan KPPBC Juanda

Di sisi lain, Heri Susianto, Ketua Formasiri (forum masyarakat industri rokok indonesia), menganggap Bea Cukai banyak dibantu TNI dan Polri dalam pemberantasan rokok dan cukai ilegal. "Untuk itu perlu diimbangi dengan logistiknya," ujar Heri Susianto.

"Logistik sebagai kebutuhan operasional akan kita usulkan ke Menteri Keuangan. Nantinya masuk di anggaran kerja Bea Cukai sebagai pelaksanaan operasionalnya," ujar Misbakhun menimpali.

Diberitakan sebelumnya, DJBC berhasil menangkap ZA (40) yang merupakan pelaku penyelundupan rokok ilegal. Barang bukti yang diamankan di antaranya mesin rokok senilai Rp 1 miliar, bahan baku, ribuan rokok hasil produksi.

"Kita ambil dari pabrik rokok ilegal kawasan Pakis Kabupaten Malang pada bulan Mei 2018 lalu," ujar Dirjen Bea Cukai RI Heru Pambudi.

Heru Pambudi berharap target Rp 148 triliun yang dibebankan pada DJBC di tahun 2018 bisa terpenuhi. (iwa/ns)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...