Senin, 22 April 2019 23:57

Ajak Pesantren Kembangkan Sektor Industri, MP3I Teken Kerja Sama

Minggu, 01 Juli 2018 21:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Ajak Pesantren Kembangkan Sektor Industri, MP3I Teken Kerja Sama
Penandatangan Kerja Sama. foto: RONY/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pesantren di tanah air kini getol mengembangkan sayap bisnis yang berorientasi ekonomi keumatan. Tak ingin sekadar di bisnis perdagangan, pesantren juga akan merambah dunia industri.

Hal itu menjadi pembahasan dalam Halaqoh Nasional Pengasuh Pesantren dengan tema "Urgensi Keuangan Syariah untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat" yang digelar di Aula Bachir Ahmad Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, Minggu (1/7).

Acara ini juga dihadiri Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin, Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD, Dirut PT Pegadaian (Persero) Sunarso, serta Ketua Majelis Pembina MP3I yang juga Pengasuh PP Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Gus Sholah mengatakan, perekonomian di Indonesia masih dikuasai oleh pihak-pihak tertentu. Nampak dari perputaran uang di tanah air, sekitar 70% berada di ibu kota Jakarta.

"Kalau ada 100 pengusaha besar, yang Islam mungkin hanya 10. Ini yang harus kita atasi. Karena Islam mengajarkan uang tidak berputar di satu kelompok, juga tak sesuai sila ke lima, keadilan sosial," kata Gus Sholah, Minggu (1/7/2018).

Adik kandung Presiden ke 4 RI KH Abdrurrahman Wahid atau Gus Dur ini menjelaskan, pesantren yang dinilai mempunyai potensi mengembangkan ekonomi keumatan, sejauh ini baru menyentuh bisnis perdagangan. Menurut dia, belum banyak yang merambah dunia industri.

Bahkan sejumlah forum yang sudah dibuat, belum mampu menjadikan pesantren menjadi prosdusen bagi produk tertentu. Sebut saja Forum Peduli Bangsa, Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Indonesia (MP3I), dan Yayasan Pengembangan Pondok Pesantren Indonesia (YP3I).

"Kami di Tebuireng paling bisa memanfaatkan potensi pasar di sekitar pesantren. Misalnya konveksi seragam santri, warung peziarah, tempat parkir, kios. Belum sampai ke situ, masih jauh," ungkapnya.

Kendati begitu, tambah Gus Sholah, pihaknya akan terus mendorong pesantren lainnya untuk mengembangkan ekonomi yang memberdayakan umat. Di Kabupaten Jombang saja, dia mengajak sekitar 40 pesantren untuk membangun koperasi yang melayani kebutuhan di setiap pesantren.

"Tidak mudah mencari orang-orang yang mau terjun ke dunia usaha, itu masalah utama kami," terangnya

Sementara Mahfud MD menuturkan, selain membangun kesadaran umat untuk berwirausaha, peningkatan profesionalisme perbankan syariah juga penting.

"Yang penting sekarang lembaga-lembaga ekonomi perbankan syariah itu diperkuat profesionalismenya. Supaya masyarakat percaya," tandasnya.

Acara Halaqoh Nasioal pengasuh pesantren ini juga diselingi pendandatangan kerja sama antara MP3I dengan beberapa pihak. Antara lain dengan PT Pegadaian, MUI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), serta UIN Sunan Ampel. (ony/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...