Mulyadi (baju merah) saat memberikan bantuan kursi roda. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dr. Ir. Mulyadi Wr. MMT punya kebiasaan keluyuran hingga ke pelosok desa untuk mencari warga tak mampu, untuk kemudian diberi bantuan. Minggu (10/6) kemarin, saat keluyuran ia mendapati Marmun (46 th) salah satu warga Dusun Ngepring, Desa Sidomulyo kecamatan Pule kabupaten Trenggalek yang harus menjalani hidup dalam pasungan selama kurang lebih 25 tahun.
Melihat kondisi yang begitu memprihatinkan ini, Mulyadi lantas bekerjasama dengan yayasan peduli Srikandi yang dikelola oleh sang istri Peny Sugiharto S.Sos, memberikan bantuan kursi roda untuk Marmun.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Apresiasi Pramuka Jatim atas Program Bedah Rumah dan Nandur Mangrove
- Komisi IV DPRD Trenggalek: PPG Prajab dapat Prioritas Rekrutmen Guru di 2026
- Sekretariat DPRD Trenggalek Gelar MCU Bagi Seluruh Anggota Dewan
- Tingkatkan PAD, Komisi IV DPRD Kabupaten Usul Event Alun-Alun Trenggalek Digeser ke GOR Gajah Putih
Pemberian bantuan ini diserahkan langsung oleh Mulyadi usai dirinya menjenguk Marmun di RSUD Kabupaten Trenggalek, Minggu (10/6).
Disampaikan oleh Mulyadi, pemberian bantuan kursi roda dimaksudkan untuk sedikit mengurangi beban perjalanan hidup yang dialami oleh Marmun. "Ini sekadar untuk mengurangi beban hidup saudara kita, Marmun, di mana selama 25 tahun dia hidup dalam pasungan," ungkapnya.
Mulyadi menceritakan bahwa Marmun terpaksa dipasung oleh keluarga karena mengalami gangguan jiwa. "Saat dipasung, kondisi kaki Marmun ini tertekuk, sehingga dampaknya saat ini kondisi kaki Marmun tidak bisa lagi diluruskan seperti sedia kala," terangnya.
Menurut Mulyadi, membantu kaum yang lemah sudah menjadi kebiasaan dirinya sejak dulu. "Saya terus berusaha membantu orang-orang yang perlu untuk dibantu, sesuai dengan kekuatan dan kemampuan yang saya miliki," pungkasnya. (man/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




