Senin, 20 Mei 2019 20:46

​Kajari Sidoarjo: Tindakan Teroris Tidak Dibenarkan Dalam Agama Apapun

Kamis, 31 Mei 2018 00:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Kajari Sidoarjo: Tindakan Teroris Tidak Dibenarkan Dalam Agama Apapun
Kajari Sidoarjo Budi Handaka saat gelar buka bersama di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Rabu (30/5).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Merebaknya paham radikalisme yang sudah merambat ke jaringan masyarakat. Termasuk Insiden aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo membuat sejumlah kalangan resah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo Budi Handaka, sangat prihatin aksi terorisme dengan melibatkan keluarga termasuk anak-anak, tidak dibenarkan. Terlebih, agama apapun juga tidak pernah mengajarkan bom bunuh diri.

"Terus terang kami tersentak dan prihatin dengan kejadian beberapa waktu lalu. Apapun alasannya, tindakan semacam itu salah. Karena tidak sesuai dengan ajaran agama apapun bahkan bertentangan dengan NKRI," ujar Kajari Sidoarjo Budi Handaka saat gelar buka bersama di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Rabu (30/5).

Menyikapi hal itu, pihaknya menekankan pentingnya pencegahan dini terkait paham radikalisme. Dimulai dari keluarga, lingkungan, perangkat hingga pemerintah.

"Mari kita bersama-sama bersinergi untuk memerangi paham radikalisme maupun tindakan yang mengarah pada aksi terorisme. Jangan hanya mengandalkan pemerintah atau penegak hukum saja, masyarakat juga berhak memerangi," harapnya.

Lantas bagaimana langkah antisipasinya, di antaranya menguatkan ilmu keagamaan. Memberi pemahaman persatuan dan kesatuan. Dan yang lebih penting adalah peran aktif masyarakat untuk melapor jika mengetahui ada tindakan yang mengarah pada paham radikalisme.

"Tolong pak camat, pak lurah, pengawasan harus ditingkatkan lagi. Terutama bagaimana meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap aksi-aksi yang mengarah kesana. Sehingga kedepannya hal itu tidak lagi terjadi di Indonesia khususnya Jawa Timur," tukasnya. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...