Rabu, 24 Juli 2019 08:27

​Kajari Sidoarjo: Tindakan Teroris Tidak Dibenarkan Dalam Agama Apapun

Kamis, 31 Mei 2018 00:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Kajari Sidoarjo: Tindakan Teroris Tidak Dibenarkan Dalam Agama Apapun
Kajari Sidoarjo Budi Handaka saat gelar buka bersama di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Rabu (30/5).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Merebaknya paham radikalisme yang sudah merambat ke jaringan masyarakat. Termasuk Insiden aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo membuat sejumlah kalangan resah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo Budi Handaka, sangat prihatin aksi terorisme dengan melibatkan keluarga termasuk anak-anak, tidak dibenarkan. Terlebih, agama apapun juga tidak pernah mengajarkan bom bunuh diri.

"Terus terang kami tersentak dan prihatin dengan kejadian beberapa waktu lalu. Apapun alasannya, tindakan semacam itu salah. Karena tidak sesuai dengan ajaran agama apapun bahkan bertentangan dengan NKRI," ujar Kajari Sidoarjo Budi Handaka saat gelar buka bersama di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Rabu (30/5).

Menyikapi hal itu, pihaknya menekankan pentingnya pencegahan dini terkait paham radikalisme. Dimulai dari keluarga, lingkungan, perangkat hingga pemerintah.

"Mari kita bersama-sama bersinergi untuk memerangi paham radikalisme maupun tindakan yang mengarah pada aksi terorisme. Jangan hanya mengandalkan pemerintah atau penegak hukum saja, masyarakat juga berhak memerangi," harapnya.

Lantas bagaimana langkah antisipasinya, di antaranya menguatkan ilmu keagamaan. Memberi pemahaman persatuan dan kesatuan. Dan yang lebih penting adalah peran aktif masyarakat untuk melapor jika mengetahui ada tindakan yang mengarah pada paham radikalisme.

"Tolong pak camat, pak lurah, pengawasan harus ditingkatkan lagi. Terutama bagaimana meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap aksi-aksi yang mengarah kesana. Sehingga kedepannya hal itu tidak lagi terjadi di Indonesia khususnya Jawa Timur," tukasnya. (cat/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...