Rabu, 21 Agustus 2019 22:17

Tiga Pelaku Komplotan Perampok Lintas Pulau Tewas Ditembak Polisi

Rabu, 30 Mei 2018 18:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tiga Pelaku Komplotan Perampok Lintas Pulau Tewas Ditembak Polisi
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono saat merilis foto tersangka beserta barang bukti.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tiga gembong perampok spesialis nasabah Bank lintas provinsi ditembak mati oleh petugas Unit Resmob Satreskrim Polres Tuban di sebuah rumah kos, di wilayah Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Rabu (30/5).

Ketiga gembong curas itu yakni Hermansyah (33), Asnawi (46), dan Pariska (44), semua berasal dari Sumatera Selatan. Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan dan menyerang petugas dengan menggunakan sejata api. Sehingga, petugas melakukan tindakan tegas dengan melakukan penembakan balasan, hingga mengakibatkan para pelaku tewas di tangan petugas.

Saat press rilis, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengungkapkan modusnya operandi para pelaku. Awalnya mereka membuntuti korban yang saat itu sedang bertransaksi di sejumlah Bank. Saat korban berada di jalan yang sepi, pelaku menghentikan kendaraan korban dan menodongkan senjata api.

“Kalau korban ditakut-takuti dengan senjata otomatis mereka tidak berani, apalagi pelaku ini membawa pistol,” kata Kapolres.

Disebutkan Kapolres, ketiga gembong pencuri tersebut selama ini sudah melancarkan aksinya di Kabupaten Tuban sejak tiga bulan terakhir di empat lokasi yang berbeda, seperti Kecamatan Plumpang dan Kecamatan Bancar.

Pertama di Desa Tengger Kulon, Kecamatan Bancar. Dari kejadian itu korban Abd. Rohmad mengalami kerugian total Rp. 12,81 juta. Kedua, pelaku beraksi di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang. Kali ini pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp. 7 juta milik Wiwik Wijaya Sri.

Selanjutnya di Desa Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, dengan total kerugian dialami korban Wiriyati sebesar Rp. 43 juta. Terakhir di Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang, korban Suci dengan kerugian total Rp. 168 juta.

“Ada 4 TKP selama tiga bulan pelaku melancarkan aksinya di Bumi Wali, total Rp. 227,81 juta dari tangan korbannya,” ujar polisi berpangkat dua melati di pundak tersebut.

Dari tangan ketiga pelaku tersebut, diamankan sejumlah barang bukti yakni, senjata rakitan jenis Revolver beserta 3 (tiga) butir peluru. Serta, diamankan satu pucuk sejata FN beserta 7 (tujuh) butir peluru, senjata tajam, uang tunai Rp 25 juta hasil kejahatan, dan beberapa barang bukti lainnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...