Misbah Sugianto, debt collector itu menjadi sasaran amuk massa, Sabtu (12/5).
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Misbah Sugianto, debt collector itu menjadi sasaran amuk massa, Sabtu (12/5). Dia keroyok warga karena merampas motor yang menunggak cicilan selama tiga bulan belum bayar di Desa Sruni, Gedangan.
Misbah tidak sendirian dalam melancarkan aksinya. Dia ditemani dua rekannya. Yakni, Ir dan Dk. Mereka menghadang motor Honda Vario bernopol W 6050 SG yang ditumpangi Isfah Lana.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
- Polsek Sedati Gabungan Cek Dugaan Judi Kartu Remi di Warung Kopi Sedati, Ini Hasilnya
- Santri MTs di Sidoarjo Diduga Dianiaya Pengurus Ponpes, Keluarga Minta Keadilan
“Kejadiannya sekitar pukul 09.30,” tutur Kanitreskrim Polsek Gedangan Ipda Supratman, Senin (14/5).
Isfah saat itu dalam perjalanan pulang. Warga Sruni itu baru saja mengantar istrinya ke Desa Tebel, Gedangan. Jarak dua desa tersebut tidak terlalu jauh.
“Di jalan raya sudah dikejar komplotan pelaku,” katanya.
Misbah cs dapat menghentikan motor korban di depan sebuah pabrik elektronik. Isfah diminta turun. Eh, pemuda 22 tahun itu kemudian dihajar, dipukul dan ditendang. Motor warna putihnya juga mau dibawa kabur.
“Modusnya mengaku sebagai debt collector. Motor korban sudah menunggak angsuran selama tiga bulan,” jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




