Senin, 20 Mei 2019 22:49

Hubungkan Lowokwaru-Sukun, UB Malang Bersama Masyarakat Bangun Jembatan

Senin, 16 April 2018 19:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Hubungkan Lowokwaru-Sukun, UB Malang Bersama Masyarakat Bangun Jembatan
Jembatan yang masih dalam proses pembangunan.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Peran Universitas Brawijaya (UB) dalam menggalang warga masyarakat untuk mewujudkan pembangunan sebuah jembatan kini akan segera terwujud.

Jembatan yang saat ini dalam taraf pembangunan adalah hasil dari swadaya masyarakat sekitar dengan pihak UB yang mana jembatan tersebut dapat menghubungkan Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Sukun Kota Malang.

Jembatan ini adalah sebuah akses penghubung yang selama ini dinanti oleh masyarakat wilayah Merjosari yang menghubungkan Tegal Tawang, Puncak Tidar, Greenland dan Joyogrand.

Untuk daerah-daerah perkotaan seperti Kota Malang, akses jalan terutama jalan alternatif sangat vital fungsinya guna menunjang semua aktivitas warganya, baik ekonomi, sosial dan pendidikan.

Kepala Pengerjaan Pembangunan Jembatan Adi Sancoko mengatakan, proyek ini adalah proyek swadaya masyarakat yang didukung oleh UB dan juga salah satu media lokal yang berfungsi sebagai koordinator dana kegiatan. 

"Sedang untuk pengawasan tehnik pekerjaan di lakukan oleh fakultas tehnik UB sekaligus sebagian besar anggarannya di dapat dari UB," terangnya.

“Sementara untuk pengerjaan proyek ini diperkirakan selesai dalam waktu lima bulan dengan anggaran proyek mencapai 600 juta rupiah. Sedangkan proses pengerjaannya kita silang tenaga, antara karyawan proyek dan warga sekitar. Khusus hari minggu kita pakai sistem kerja bakti.

Terkait masalah kendala teknis yang selama ini dialami dalam proses pengerjaan jembatan ini adalah faktor cuaca, sempat beberapa kali karena hujan deras. 

"Kami harus melakukan penyedotan lumpur di beberapa lokasi proyek, ini yang agak menghambat waktu penyelesaian proyek,” imbuhnya.

Sementara Imam, salah satu tokoh masyarakat di wilayah Merjosari mengatakan, jembatan ini sebenarnya sudah sangat lama dinantikan warga sekitar dan beberapa kali kami mengajukan proyek jembatan ini, mulai april 2017. 

"Saat itu kami mulai membuat proposal. Yang pertama kali, kami mengajukan kepada Wali Kota Malang (H Moh Anton), kebetulan beliau juga warga di sini. Akan tetapi tidak ada realisasinya sampai hari ini, akhirnya dengan swadaya masyarakat bersama UB pembangunan jembatan ini bisa terealisasi,” pungkasnya. (thu/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...