Gus Ipul saat bercengkerama dengan salah satu pedagang di Pasar Wonokromo Surabaya. Foto: YUDI A/BANGSAONLINE
"Jadi harganya sudah stabil ya," tanya Gus Ipul meneguhkan. Berjalan bebarapa langkah, mantan Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor ini berhenti di lapak penjual daging ayan. "Kalau daging ayam gimana. Harga masih stabil kan," tanya Gus Ipul.
Pedagang menjawab, "Alhamdulillah tetap stabil, Gus," jawab pedagang daging ayam. Meski demikian ia mengatakan beberapa waktu lalu harga daging ayam mengalami kenaikan. "Stabil, Gus. Naik sih iya. Tapi cepet turunnya dari pada bahan lain," katanya.
Ketika Gus Ipul bertanya apakah ayam-ayam potong inu dibeli dari daerah lain seperti dari Kediri, misalnya, mereka menjawab tidak. "Ini ngambil di Kediri ya ayamnya?" Tanya Gus Ipul. "Tidak, Gus. Kejauhan (kalau dari sana), mahal di uang ongkos," jawabnya.
Sambil menyampaikan terima kasih kepada beberapa pedagang yang ditemuiya, Gus ipul menegaskan bahwa Jawa Timur bisa menjadi seperti sekarang karena para pegiat di pasar. "Jatim maju perekonimiannya seperti sekarang, ya berkat beliau2 ini (sambil menunjuk ke pedagang)," jelas Gus Ipul.
Kunjungan diakhiri dengan menemui para abang becak. Sambil saling berangkulan dengam mereka, Gus Ipul minta didoakan agar tetap kuat memegang amanah. "Aamiin. Terima kasih sudah mau nyapa kami, Gus," kata mereka nyaris bersamaan. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




