Mensos ketika meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kedung Cowek, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kedung Cowek pada Minggu (3/5/2026). Proyek strategis ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2026/2027, membawa harapan bagi ribuan anak dari keluarga rentan.
Sekolah Rakyat Kedung Cowek berdiri di atas lahan sekitar 7 hektare dengan konsep terpadu, dilengkapi ruang kelas, asrama, perpustakaan, laboratorium, UKS, hingga lapangan sepak bola. Gus Ipul menyebut, proyek ini bagian dari pembangunan besar di 97 titik seluruh Indonesia, dengan 67 titik ditargetkan rampung tepat waktu.
BACA JUGA:
- Kemensos Apresiasi Roadmap Pendidikan Bupati Kediri
- Surabaya Jalankan Pilot Project Perlinsos Digital, Libatkan Lebih dari 12 Ribu Agen Pendamping
- Orasi Ilmiah di UIN Surabaya, Mensos Gus Ipul Ulas Fondasi Indonesia Emas 2045
- Ketua Panitia Muktamar NU Harus Adil dan Netral, Bukan Kubu Kiai Miftah, Bukan Kubu Gus Yahya
“Insya Allah sebagian besar selesai sesuai jadwal, sementara sisanya bisa digunakan secara fungsional,” ujarnya.
Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak, yakni 18 titik. Setiap gedung dirancang menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA.
Gus Ipul menilai, tantangan terbesar pembangunan adalah ketersediaan lahan, namun Surabaya berhasil menjadi contoh solusi cepat melalui penggabungan lahan berdekatan.
Ia menegaskan peran Kementerian PUPR krusial dalam menentukan kelayakan pembangunan, sementara Kementerian Sosial bertanggung jawab pada operasional. Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan Gubernur Khofifah, serta kepala daerah yang menyediakan lahan dan administrasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




