Senin, 21 Mei 2018 14:14

Sukses Gelar Program Angkutan Sekolah Gratis, Pemkot Mojokerto Tambah Armada

Selasa, 13 Februari 2018 01:45 WIB
Wartawan: Rochmad Aris
Sukses Gelar Program Angkutan Sekolah Gratis, Pemkot Mojokerto Tambah Armada
Pelajar sangat antusias menikmati angkutan sekolah gratis.

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Mojokerto di Tahun 2018 tetap melaksanakan program angkutan sekolah gratis bagi seluruh pelajar. Sebanyak 19 armada yang terdiri dari 13 Angkot, 4 Mobil jenis Luxio dan APV serta 2 Bus. 

Program angkutan sekolah gratis yang sukses dilaksanakan dua tahun sebelumnya, oleh Pemkot Mojokerto tetap dipertahankan tahun 2018 dengan menambah sejumlah armada.

Wali Kota Mojokerto H Mas'ud Yunus menyampaikan bahwa program angkutan sekolah gratis yang melayani lebih dari 7 trayek tersebut untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar.

Mas'ud Yunus mengatakan, ada 19 armada yang telah dioperasikan untuk proyek angkutan sekolah gratis yang menjangkau seluruh titik sekolah yang ada di Kota Mojokerto. Program angkutan sekolah gratis ini sangat dirasakan oleh para pelajar sekolah.

"Supaya para pelajar lebih berkonsentrasi dalam belajarnya serta untuk menghindari kecelakaan pelajar, Pemkot Mojokerto sengaja memanjakan para pelajar sekolah dengan program angkutan sekolah gratis," ungkap Walikota Senin 12 Pebruari 2018.

Sinta salah satu pelajar sekolah menengah negri di Kota Mojokerto saat ditemui mengatakan, dia bersama pelajar lainnya sangat gembira dengan adanya angkutan sekolah gratis yang sudah berjalan dua tahun yang lalu.

"Kami sangat berterima kasih dengan program angkutan sekolah gratis ini, disamping bisa menghemat uang jajan, juga bisa lebih berkonsentrasi di pelajaran karena tidak mancal lagi naik sepeda," sekarang sudah tidak capek lagi mas dan masuk sekolah bisa lebih awal," kata Sinta Senin (12/2).

Kepala DISHUB Kota Mojokerto menjelaskan, program angkutan sekolah gratis tersebut dapat mengurangi kepadatan lalu lintas serta untuk menekan angka kecelakaan yang selama ini banyak melibatkan pelajar. Banyak pelajar yang membawa kendaraan bermotor tapi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Sehingga dengan angkutan sekolah gratis ini bisa mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan pelajar. Selain itu, kita tidak boleh membiarkan para pelajar melanggar lalu lintas karena pembiaran tersebut sangat bertentangan dengan pendidikan. Sama dengan membiarkan melanggar undang-undang," katanya. (ris/rev)

Kamis, 17 Mei 2018 15:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*AHAD pagi itu, 13 Mei 2018, saya bergumul dalam cengkerama keluarga usai menjalankan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Ar-Rahman, Western Regency, Surabaya, yang semalamnya (Sabtu, 12 Mei 2018) diresmikan. Sambil menikmati d...
Minggu, 20 Mei 2018 12:10 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraan (3).Minggu-...
Sabtu, 19 Mei 2018 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 14 Mei 2018 00:06 WIB
Pantai Kramat Banyuwangi yang mau dijadikan destinasi wisata.BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kelompok Nelayan Al Karomah bersama pemuda-pemudi Kertosari menggelar kegiatan bersih-bersih Pantai Kramat, Minggu (13/5). Kegiatan bersih-bersih pantai ...