Minggu, 23 Februari 2020 17:42

HKTI Pamekasan Desak Pemerintah Daerah Gelar Operas Pasar

Sabtu, 20 Januari 2018 00:49 WIB
Wartawan: Erri Sugianto
HKTI Pamekasan Desak Pemerintah Daerah Gelar Operas Pasar

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan operasi pasar terkait naiknya harga kebutuhan pokok terutama beras yang saat ini melambung.

Wakil Ketua HKTI Kabupaten Pamekasan H. Moh. Nasiriruddin menegaskan bahwa secara umum kenaikan harga beras sebetulnya menguntungkan petani. Namun, masyarakat juga mengeluhkan tingginya harga beras, terutama yang tidak punya penghasilan tetap.

“Memang kenaikan harga beras akhir-akhir ini mengalami kenaikan yang berkisar 20 persen, sehingga banyak masyarakat yang menjerit,” tutur Nasiruddin. Jumat (19/01).

Harga beras yang mengalami kenaikan di sejumlah pasar wilayah Kapaten Pamekasan, yakni jenis Premium dan jenis Medium. Untuk jenis premium, seharga Rp 13.500 per kilogram, sedangkan HET-nya seharga Rp 12.800. Sementara untuk beras jenis medium di pasar wilayah perkotaan Rp 11 ribu, dengan HET-nya Rp. 9.450. Kenaikan harga sebesar Rp. 1.550 per kilogram dan terindikasi terus akan melambung.

Nasiriruddin menjelaskan, kenaikan harga beras cukup berdampak kepada masyarakat golongan ekonomi lemah. Selain itu, kenaikan beras itu akan memicu kenaikan beberapa bahan pokok yang lainnnya, sehingga ekonomi masyarakat terkuras dan terbebani untuk kebutuhan yang lain.

Pihaknya meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan secepatnya mengambil langkah-langkah untuk menekan kenaikan harga beras yang dimungkinkan berdampak kepada kenaikan harga bahan pokok lainnya.

"Kami harapkan pemerintah tidak menganggap main-main dalam hal seperti ini, saya anggap sebagai musibah buat masyarakat," ungkapnya.

"Selanjutnya kami menginginkan agar Pemkab segera melakukan operasi pasar sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat. Kami berharap, agar pemerintah juga bisa menepati janjinya yang akan membuat lahan pertanian yang tidur untuk dijadikan lahan yang produktif," pungkasnya. (err/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...