Minggu, 21 Oktober 2018 14:08

Diskop Gresik Siap Lelang Stan Pasar Baru

Sabtu, 13 Januari 2018 10:40 WIB
Editor: nur syaifudin
Wartawan: syuhud
Diskop Gresik Siap Lelang Stan Pasar Baru
Pasar Baru di Jalan Gubernur Suryo. foto: syuhud/ bangsaonline

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Pemkab Gresik tidak ingin pembagian stan di Pasar Baru terjadi kegaduhan seperti Pasar Giri. Karena itu, Diskop jauh hari telah mempersiapkan pembagian stan di salah satu pasar terbesar milik Pemkab Gresik ini.

"Kami sudah mempersiapkan pembagian stan di Pasar Baru," ujar Kepala Diskop UKM dan Perindag Pemkab Gresik Agus Budiono kepada BANGSAONLINE.com.

Menurut Agus, pedagang yang berhak menempati stan di Pasar Baru sama seperti pedagang yang menempati Pasar Giri. "Pedagang yang berhak menempati ya mereka yang memiliki surat izin menempati(SIM)," papar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) ini.

Selain memberikan prioritas kepada pedagang yang memiliki SIM, sejumlah stan bagian depan di Pasar Baru juga akan dilakukan lelang. "Lelang itu bisa diikuti pedagang baik yang sudah mendapatkan stan maupun belum. Cuma harga stan yang dilelang lebih mahal, kalau stan di luar harganya Rp 18 juta per meter persegi, yang lelang lebih mahal," katanya.

Jumlah stan di Pasar Baru sendiri ada ribuan, meliputi stan terbuka dan tertutup. Untuk stan terbuka digunakan berjualan makanan basah seperti ayam, daging, sayur-sayuran dan sejenisnya. Sementara stan tertutup digunakan untuk menjual pakaian dan sejenisnya.

"Saat ini Pasar Baru belum bisa ditempati, sebab kondisinya belum memungkinkan. Masih terjadi kerusakan di sana sini. Sejumlah atap pasar juga bocor. Karena itu kami minta pihak DPUTR memperbaiki dulu kerusakan itu. Ini kan masih masa pemeliharaan, jadi masih menjadi tanggungjawab pelaksana proyek. Nanti teknis penyerahan Pasar Baru DPUTR menyerahkan aset itu ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), baru diserahkan ke kami," pungkas dia. (hud/ns)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...