KH. Dr. Asep Saifuddin Chalim, MA saat memberikan paparan dalam Diklat Tim Pemenangan Khofifah - Emil.
Mengenai kenapa masyarakat Jawa Timur butuh pemimpim perempuan, Ir. Fandi Utomo anggota DPR-RI dari Partai Demokrat ketika ditemui Bangsaonline.com di tempat acara diklat menjelaskan: "Dari sudut pandang peran perempuan pada PDRB dan kenapa ada kebutuhan pemimpin perempuan di Jawa Timur, saat ini negara kita masih melakukan lompatan ekonomi atau lompatan kesejateraan (middle income trap). Kondisi ini akan terus berputar dari 3 ribu sampai 4 ribu US dollar per tahun
"Ini tidak akan segera lompat ke 8 ribu atau 10 ribu, padahal proyeksi kita di 2045 pendapatan per kapita Indonesia per tahun mampu di angka 34 US Dollar. Dari sekarang hingga 27 tahun ke depan tidak bisa gradual lompatanya. Khusus Jawa Timur saya kira kontribusi perempuan didalam PDRB itu masih sangat kecil," ungkapnya.
"Di sinilah peran pemimpin perempuan yang nantinya dapat membuka kran tersebut dan terjadi break true.Maka saya punya keyakinan proyeksi pada masa Indonesia emas di 2045 pendapatan per kapita sebesar 34 US Dollar pertahun akan dapat tercapai," jelasnya.
"Kontribusi perempuan di dalam PDRB sebenarnya itu yang perlu di-break true. Hal ini disebabkan peran perempuan sangatlah besar dan multitaskingnya itu justru ada pada perempuan."
"Semoga Bu Khofifah dapat memimpin Jawa Timur karena sekarang bertepatan dengan datangnya bonus demografi," harapnya.
Bonus demografi adalah jumlah angkatan kerja lebih banyak dari jumlah tertanggung. Diprediksi tahun 2030 nanti bonus demografi ini akan mencapai puncaknya sekitar 53 persen. (sof)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




