Seperti yang diberitakan sebelumnya, dugaan malapraktik muncul di RSUD Bangil. Dugaan itu muncul, seiring tewasnya salah satu pasien di rumah sakit setempat atas nama Nurul Aini (35) warga Dusun Bengok, Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Ia menginggal tanggal 29 Oktober kemarin di RSUD Bangil. Meninggalnya, korban dipicu komplikasi yang dideritanya.
Bermula dari operasi caesar, yang dijalaninya 14 Agustus lalu. Korban kemudian menderita sakit kulit, pasca sebulan menjalani perawatan.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Bangil, oleh suaminya, M. Kobul. Oleh pihak rumah sakit, korban diperban layaknya mumi, imbas kulit melepuhnya tersebut. Selang seminggu, kemudian luka tersebut mengering.
Korban pun diizinkan pulang. Namun, tiga minggu kemudian, kondisinya ngedrop. Ia dilarikan ke RSUD Bangil kembali. Di situlah, ia divonis menderita sakit komplikasi, salah satunya sakit liver. Tak selang lama, ia meninggal dunia.
Hal ini sangat disayangkan pihak keluarga. Mereka menilai ada dugaan malapraktik oleh perawat RSUD Bangil. Sebab, korban diklaim tak memiliki riwayat sakit yang disebutkan oleh pihak dokter rumah sakit.
Pihak RSUD Bangil sendiri, melalui Wakil Direktur Pelayanan, Djundi Agustoro menduga, kalau korban mengalami steven jhonson syndrome. Ia ditengarai alergi terhadap obat-obatan sehingga mengalami komplikasi. Sejauh ini, pihak rumah sakit mengklaim, tak ada malapraktik. Namun, pihak rumah sakit akan melakukan penelusuran melalui rekam medik korban. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




