Sabtu, 21 April 2018 16:43

"Bina Lestari", Kelompok Batik Mendalan Pasuruan yang Kembangkan Motif Air dan Ikan

Kamis, 12 Oktober 2017 12:02 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: Ozy
"Bina Lestari", Kelompok Batik Mendalan Pasuruan yang Kembangkan Motif Air dan Ikan
Motif air. foto: istimewa

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bina Lestari adalah kelompok batik di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuran, yang berdiri tahun 2010, dengan pembina Vranie Lebaristha Anandia Suyanto (32). Mereka mengembangkan batik khas Pasuruan dengan motif dasar ikan dan air.

Bina Lestari mempunyai kisaran 40 warga yang aktif ingin mempelajari bagaimana teknik membuat batik tulis.

Bina Lestari Pasuruan mempunyai lebih dari dua corak batik yang diandalkan. Salah satunya adalah Batik tulis Mendalan yang bermotifkan air dan ikan. Kedua motif ini menggambarkan potensi Kecamatan Winongan yang kaya air, ditambah dengan limpahan ikan yang berkembang sangat pesat.

Selain motif air dan ikan, batik ini juga diandalkan dalam motif bunga dan dedaunan. Harga per potong batik yang dipasarkan adalah Rp 150 ribu sampai Rp 250 ribu. Mahal atau tidaknya batik dilihat dari sisi kerumitan corak.

“Membatik itu butuh ketenangan. Kalau sampai biaya’an (tidak bisa diam), maka bisa mbeleber ke mana-mana,” kata Ika Ariani (30) sekretaris kelompok ini.

Menurutnya batik adalah seni yang bernilai tinggi. Semula batik dibuat di atas bahan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Selain itu batik juga bisa dibuat di atas kain sutera, polyester, rayon dan bahan sintetis lainnya.

“Sementara itu Camat Winongan, Tectona Jati mengakui bahwa mendukung penuh segala kegiatan masyarakat yang arahnya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahkan HM Irsyad Yusuf dan Wabup pun menyetujui dan mendukung penuh kegiatan ini sekitar tahun 2015 lalu,” ujar Ika.

Bupati memberikan bantuan alat untuk membatik seperti kompor, kuas, canting dan bantuan pendampingan.

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...