Sabtu, 20 Januari 2018 06:20

"Bina Lestari", Kelompok Batik Mendalan Pasuruan yang Kembangkan Motif Air dan Ikan

Kamis, 12 Oktober 2017 12:02 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: Ozy
"Bina Lestari", Kelompok Batik Mendalan Pasuruan yang Kembangkan Motif Air dan Ikan
Motif air. foto: istimewa

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bina Lestari adalah kelompok batik di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuran, yang berdiri tahun 2010, dengan pembina Vranie Lebaristha Anandia Suyanto (32). Mereka mengembangkan batik khas Pasuruan dengan motif dasar ikan dan air.

Bina Lestari mempunyai kisaran 40 warga yang aktif ingin mempelajari bagaimana teknik membuat batik tulis.

Bina Lestari Pasuruan mempunyai lebih dari dua corak batik yang diandalkan. Salah satunya adalah Batik tulis Mendalan yang bermotifkan air dan ikan. Kedua motif ini menggambarkan potensi Kecamatan Winongan yang kaya air, ditambah dengan limpahan ikan yang berkembang sangat pesat.

Selain motif air dan ikan, batik ini juga diandalkan dalam motif bunga dan dedaunan. Harga per potong batik yang dipasarkan adalah Rp 150 ribu sampai Rp 250 ribu. Mahal atau tidaknya batik dilihat dari sisi kerumitan corak.

“Membatik itu butuh ketenangan. Kalau sampai biaya’an (tidak bisa diam), maka bisa mbeleber ke mana-mana,” kata Ika Ariani (30) sekretaris kelompok ini.

Menurutnya batik adalah seni yang bernilai tinggi. Semula batik dibuat di atas bahan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori. Selain itu batik juga bisa dibuat di atas kain sutera, polyester, rayon dan bahan sintetis lainnya.

“Sementara itu Camat Winongan, Tectona Jati mengakui bahwa mendukung penuh segala kegiatan masyarakat yang arahnya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahkan HM Irsyad Yusuf dan Wabup pun menyetujui dan mendukung penuh kegiatan ini sekitar tahun 2015 lalu,” ujar Ika.

Bupati memberikan bantuan alat untuk membatik seperti kompor, kuas, canting dan bantuan pendampingan.

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 17 Januari 2018 18:53 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA hadir menjadi pesona yang memukaukan pandangan bagi mereka yang gandrung kekuasaan. Hiruk pikuknya dianggap sebagai tembang yang melantunkan merdunya kosa kata. Kampanye digelar guna meneriakkan cita-cita menjemput takdir...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 18 Januari 2018 23:31 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Nell McAndrew (44), mantan model glamour tetap mempertahankan pola hidup sehat. Dia rutin berlatih dan minum jus. Tak heran, di usianya yang tak muda lagi, tubuhnya masih sintal. Saat di puncak kariernya, wajah dan lekuk ...