Selasa, 26 Januari 2021 20:05

Percaya atau Tidak, Bikin Baju Kucing Bisa Hasilkan Rp 70 Juta per Bulan!

Selasa, 26 September 2017 09:51 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: Ozy
Percaya atau Tidak, Bikin Baju Kucing Bisa Hasilkan Rp 70 Juta per Bulan!
suka lihat latar depan atau latar belakang? memang sungguh cantik. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Harga busana kucing dan anjing, malah bisa mengalahkan busana manusia. Itulah faktanya! Dan ini dibuktikan, Dini (35), warga kawasan Jl Pakis.

Awalnya, Dini membuka usaha penjahitan busana wanita. Hasilnya biasa-biasa saja, meski Dini tak menyebut berapa omzetnya saat itu. “Datang pecinta binatang ke rumah saya. Dia ingin dibuatkan sepasang baju pasangan kucing, yang akan ditampilkan dalam suatu perlombaan. Saya pun menyanggupinya,” ujar Dini.

Selain kucing itu memang lomba. Pun mulai ada saja yang datang ke rumahnya untuk dibuatkan baju hewan. Bisa jadi, para penyayang binatang itu mengetahui alamat Dini dari si pemenang lomba.

Sejak itu, Dini memutuskan banting stir. Tidak lagi menjahit busana manusia, melainkan menjadi penjahit busana kucing dan anjing. Dan awalnya, dipasarkan melalui gerai Petshop milik saudaranya sendiri. Hasilnya, permintaan kian meningkat. Dan Dini pun membuat website kebunbinatangpet, di mana dia mulai menjajakan karyanya secara online.

Kini banyak petshop yang memesan baju ke Dini. pemesanan tidak hanya daerah Surabaya saja bahkan dari Pontianak pun memesan baju binatang ke Dini.

Dini mengatakan, dalam satu bulan, omzetnya bisa mencapai Rp 60 – 70 juta. Sementara untuk bahan, cukup banyak tersedia di pasar grosir, pun dengan kualitas baik serta harga murah.

Dini mengembangkan, bukan hanya baju saja yang diproduksi, kini mulai membuat kalung, mainan, topi dan kasur. Untuk harga baju binatang yang dijual mulai dari harga Rp 30 ribu - 120 ribu. Perbedaan harga dapat dilihat dari seberapa rumit tingkat kesulitan baju.  Busana pun berbeda beda jenis. Ada busana sehari-hari, ada busana pesta.

Saat dikonfirmasi terkait penggunaan nama “kebun binatang” yang notabene identik dengan nama taman satwa milik pemerintah kota Surabaya, Dini menerangkan bahwa sengaja memilih nama tersebut agar identik dengan lokasi produksi yakni di Kota Surabaya.

“Kalau nama, saya berpikir produksi ini kan di Kota Surabaya yang bergerak di bidang hewan, dan ikon untuk hewan-hewan di Surabaya adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS). Lantas saya menggunakan nama kebun binatang dengan menambahkan bidang usaha yakni pet accessories. Artinya usaha di bidang aksesoris hewan yang lahir di Kota Surabaya,” terangnya.

Kini dini mempunyai 9 karyawan yang dikerahkan sebagai penjahit. Tidak semua bekerja di rumah Dini, ada sebagian yang dikerjakan di rumah karyawan masing-masing. Semua karyawan Dini berasal dari warga sekitar.

Dengan menggunakan merk dagang kebun binatang pet aksesoris, Dini berharap muncul satu produk local branded yang berkualitas, serta memiliki gaya kekinian yang diterima semua lapisan pecinta hewan peliharaan. “Secara kualitas maupun harga bersaing melawan produk import. Pokoknya semangatnya adalah memajukan usaha local ini,” ujar Dini bersemangat. (Ozy UTM)

Sang Gatotkaca. foto: istimewa

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...