Sabtu, 20 Januari 2018 06:19

Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tuban Berhasil Diringkus

Senin, 25 September 2017 17:48 WIB
Wartawan: Suwandi
Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tuban Berhasil Diringkus
Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad menunjukkan hasil jarahan pelaku berupa perhiasan. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil meringkus tersangka maling spesialis pembobol rumah kosong. Pelakunya adalah RA (32), warga Desa Sendanghaji, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.   

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap pada Minggu, 27 Agustus 2017 lalu. "Pelaku sudah melakukan aksinya berulang kali. Dalam aksinya pelaku kerap mengambil barang-barang berharga. Seperti, uang, perhiasan, laptop, dan barang elektronik lainnya. Jika terdapat rumah kosong, pelaku langsung masuk," tutur Kapolres.

Guna melancarkan aksinya, pelaku berpura-pura sebagai penjual martabak keliling ke kompleks perumahan. Sembari keliling dari rumah ke rumah, pelaku mencoba mengamati setiap rumah kosong. Setelah mendapatkan sasaran, kemudian pelaku melancarkan aksinya. Dalam aksinya, pelaku selalu mencongkel jendela dan keluar melalui pintu rumah dengan cara merusaknya.

"Pelaku melakukan pencurian tidak hanya malam hari, tapi juga terkadang siang hari," ujarnya.

Namun aksi pelaku terhenti saat membobol rumah Priyo Agus Wahyudi (37) warga Desa Karang Indah, Gang Sejahtera nomor 1 RT 11, RW 005 Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, di antaranya 2 handphone, 1 notebook, 2 gelang emas, 1 buah liontin emas, 1 buah cincin emas dan satu anting emas. Sedangkan hasil pencurian lainnya yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan telah digunakan pelaku untuk kehidupan sehari-hari.

"Setelah dilakukan pengembangan, petugas juga mengumpulkan barang bukti 2 STNK, batu akik, cincin akik, 3 buah tas dan permata hitam," urainya.

Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 363 (1) ke 5e KUHP pidana ancaman 7 tahun penjara. "Kasus ini akan kami kembangkan, sebab pelaku dalam aksinya disinyalir tidak sendirian," pungkasnya. (wan/rev)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 17 Januari 2018 18:53 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA hadir menjadi pesona yang memukaukan pandangan bagi mereka yang gandrung kekuasaan. Hiruk pikuknya dianggap sebagai tembang yang melantunkan merdunya kosa kata. Kampanye digelar guna meneriakkan cita-cita menjemput takdir...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 18 Januari 2018 23:31 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Nell McAndrew (44), mantan model glamour tetap mempertahankan pola hidup sehat. Dia rutin berlatih dan minum jus. Tak heran, di usianya yang tak muda lagi, tubuhnya masih sintal. Saat di puncak kariernya, wajah dan lekuk ...