Sabtu, 21 April 2018 16:44

Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tuban Berhasil Diringkus

Senin, 25 September 2017 17:48 WIB
Wartawan: Suwandi
Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tuban Berhasil Diringkus
Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad menunjukkan hasil jarahan pelaku berupa perhiasan. foto: SUWANDI/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil meringkus tersangka maling spesialis pembobol rumah kosong. Pelakunya adalah RA (32), warga Desa Sendanghaji, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.   

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap pada Minggu, 27 Agustus 2017 lalu. "Pelaku sudah melakukan aksinya berulang kali. Dalam aksinya pelaku kerap mengambil barang-barang berharga. Seperti, uang, perhiasan, laptop, dan barang elektronik lainnya. Jika terdapat rumah kosong, pelaku langsung masuk," tutur Kapolres.

Guna melancarkan aksinya, pelaku berpura-pura sebagai penjual martabak keliling ke kompleks perumahan. Sembari keliling dari rumah ke rumah, pelaku mencoba mengamati setiap rumah kosong. Setelah mendapatkan sasaran, kemudian pelaku melancarkan aksinya. Dalam aksinya, pelaku selalu mencongkel jendela dan keluar melalui pintu rumah dengan cara merusaknya.

"Pelaku melakukan pencurian tidak hanya malam hari, tapi juga terkadang siang hari," ujarnya.

Namun aksi pelaku terhenti saat membobol rumah Priyo Agus Wahyudi (37) warga Desa Karang Indah, Gang Sejahtera nomor 1 RT 11, RW 005 Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, di antaranya 2 handphone, 1 notebook, 2 gelang emas, 1 buah liontin emas, 1 buah cincin emas dan satu anting emas. Sedangkan hasil pencurian lainnya yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan telah digunakan pelaku untuk kehidupan sehari-hari.

"Setelah dilakukan pengembangan, petugas juga mengumpulkan barang bukti 2 STNK, batu akik, cincin akik, 3 buah tas dan permata hitam," urainya.

Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 363 (1) ke 5e KUHP pidana ancaman 7 tahun penjara. "Kasus ini akan kami kembangkan, sebab pelaku dalam aksinya disinyalir tidak sendirian," pungkasnya. (wan/rev)

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...