Selasa, 23 Oktober 2018 00:38

Pemerintah akan Konversi Subsidi Elpiji 3 Kg ke 5,5 Kg

Minggu, 24 September 2017 20:14 WIB
Wartawan: Bahri
Pemerintah akan Konversi Subsidi Elpiji 3 Kg ke 5,5 Kg
Ir Wahyu Prihartono MT, Kadis Perindagtam.

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Penggunaan tabung elpiji 3 kg yang harusnya dinikmati masyarakat miskin, ternyata orang kaya pun menikmati elpiji 3 kg ini. Agar tepat sasaran, pemerintah berencana akan mengalihkan atau mengonversi, dari ukuran 3 kg ke elpiji ukuran 5,5 kg.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Kabupaten Sampang Ir Wahyu Prihartono MT, mengemukakan hal ini, kemarin.

"Banyak elpiji 3 kg digunakan orang mampu. Seperti rumah makan dan restoran. Yang seharusnya mereka menggunakan elpiji yang 12 kg. Jadi subsidi yang diberikan pemerintah salah sasaran," jelasnya.

Rencana pengalihan penggunaan gas itu akan segera diberlakukan sekitar bulan Oktober 2017, dengan terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi. "Sekarang Pertamina lagi melakukan pengkajian terhadap konversi itu. Sebab, bila dikalkulasi harganya lebih murah yang ukuran 5,5 kilo gram itu,” tandasnya.

Selain itu, menurut Wahyu Prihartono, sejak terjadi konversi dari minyak tanah ke gas mulai 2009, kebutuhan gas elpiji terus meningkat. Akibatnya, saat ini Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) mengimpor gas sekitar 70 persen. Untuk memenuhi kebutuhan gas secara nasional.

“Dulu, sejak pakai minyak, pemerintah subsidi sampai 7 ribu lebih per liter. Akhirnya, dikonversi ke gas. Subsidinya menjadi Rp 2.500. Pemerintah mempunyai cadangan sebesar Rp 179 triliun. Bentuk realisasinya, pemerintah memberikan tabung gas 3 kg dengan kompornya," pungkasnya. (hri/ros)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...