Selasa, 23 April 2019 07:57

Pemerintah akan Konversi Subsidi Elpiji 3 Kg ke 5,5 Kg

Minggu, 24 September 2017 20:14 WIB
Wartawan: Bahri
Pemerintah akan Konversi Subsidi Elpiji 3 Kg ke 5,5 Kg
Ir Wahyu Prihartono MT, Kadis Perindagtam.

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Penggunaan tabung elpiji 3 kg yang harusnya dinikmati masyarakat miskin, ternyata orang kaya pun menikmati elpiji 3 kg ini. Agar tepat sasaran, pemerintah berencana akan mengalihkan atau mengonversi, dari ukuran 3 kg ke elpiji ukuran 5,5 kg.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Kabupaten Sampang Ir Wahyu Prihartono MT, mengemukakan hal ini, kemarin.

"Banyak elpiji 3 kg digunakan orang mampu. Seperti rumah makan dan restoran. Yang seharusnya mereka menggunakan elpiji yang 12 kg. Jadi subsidi yang diberikan pemerintah salah sasaran," jelasnya.

Rencana pengalihan penggunaan gas itu akan segera diberlakukan sekitar bulan Oktober 2017, dengan terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi. "Sekarang Pertamina lagi melakukan pengkajian terhadap konversi itu. Sebab, bila dikalkulasi harganya lebih murah yang ukuran 5,5 kilo gram itu,” tandasnya.

Selain itu, menurut Wahyu Prihartono, sejak terjadi konversi dari minyak tanah ke gas mulai 2009, kebutuhan gas elpiji terus meningkat. Akibatnya, saat ini Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) mengimpor gas sekitar 70 persen. Untuk memenuhi kebutuhan gas secara nasional.

“Dulu, sejak pakai minyak, pemerintah subsidi sampai 7 ribu lebih per liter. Akhirnya, dikonversi ke gas. Subsidinya menjadi Rp 2.500. Pemerintah mempunyai cadangan sebesar Rp 179 triliun. Bentuk realisasinya, pemerintah memberikan tabung gas 3 kg dengan kompornya," pungkasnya. (hri/ros)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...