Rabu, 16 Januari 2019 18:24

Pemerintah akan Konversi Subsidi Elpiji 3 Kg ke 5,5 Kg

Minggu, 24 September 2017 20:14 WIB
Wartawan: Bahri
Pemerintah akan Konversi Subsidi Elpiji 3 Kg ke 5,5 Kg
Ir Wahyu Prihartono MT, Kadis Perindagtam.

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Penggunaan tabung elpiji 3 kg yang harusnya dinikmati masyarakat miskin, ternyata orang kaya pun menikmati elpiji 3 kg ini. Agar tepat sasaran, pemerintah berencana akan mengalihkan atau mengonversi, dari ukuran 3 kg ke elpiji ukuran 5,5 kg.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Kabupaten Sampang Ir Wahyu Prihartono MT, mengemukakan hal ini, kemarin.

"Banyak elpiji 3 kg digunakan orang mampu. Seperti rumah makan dan restoran. Yang seharusnya mereka menggunakan elpiji yang 12 kg. Jadi subsidi yang diberikan pemerintah salah sasaran," jelasnya.

Rencana pengalihan penggunaan gas itu akan segera diberlakukan sekitar bulan Oktober 2017, dengan terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi. "Sekarang Pertamina lagi melakukan pengkajian terhadap konversi itu. Sebab, bila dikalkulasi harganya lebih murah yang ukuran 5,5 kilo gram itu,” tandasnya.

Selain itu, menurut Wahyu Prihartono, sejak terjadi konversi dari minyak tanah ke gas mulai 2009, kebutuhan gas elpiji terus meningkat. Akibatnya, saat ini Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) mengimpor gas sekitar 70 persen. Untuk memenuhi kebutuhan gas secara nasional.

“Dulu, sejak pakai minyak, pemerintah subsidi sampai 7 ribu lebih per liter. Akhirnya, dikonversi ke gas. Subsidinya menjadi Rp 2.500. Pemerintah mempunyai cadangan sebesar Rp 179 triliun. Bentuk realisasinya, pemerintah memberikan tabung gas 3 kg dengan kompornya," pungkasnya. (hri/ros)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Minggu, 13 Januari 2019 15:55 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 18-19man kaana yuriidu al’aajilata ‘ajjalnaa lahu fiihaa maa nasyaau liman nuriidu tsumma ja’alnaa lahu jahannama yashlaahaa madzmuuman madhuuraan (18).Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (d...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...