Senin, 23 Oktober 2017 20:24

Bupati Sambari Turun Tangan Verifikasi Perusahaan Bodong

Selasa, 29 Agustus 2017 18:41 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Bupati Sambari Turun Tangan Verifikasi Perusahaan Bodong
Bupati Sambari (dua dari kanan) ketika berkunjung ke salah satu perusahaan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto turun tangan memverifikasi perusahaan yang ditengarai izinnya tak lengkap. Didampingi Sekda Kng. Djoko Sulistio Hadi, orang nomor satu di Pemkab Gresik ini mengajak sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) seperti Kepala BPPKAD (Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Yetty Sri Suparyati, Kepala Dispol PP Achmad Nuruddin, Kepala BPTSP Agus Mualif, Kabag Hukum Edy Hadi. S dan Kabag Humas dan Protokoler Suyono untuk memverifikasi sejumlah perusahaan, Selasa (29/8/2017).

Dalam kesempatan itu, Bupati mendatangi PT. MIE di wilayah Manyar meminta agar perusahaan menghentikan kegiatan pengurukan sementara waktu. Langkah itu dilakukan karena pengrukan diduga tidak sesuai dengan SPK (Surat Perintah Kerja).

“Kami sudah lakukan pemantauan melalui OPD terkait, dan sudah jelas-jelas hal itu tidak sesuai dengan SPK yang disampaikan kepada pemerintah,” ungkapnya.

"Pengurukan menggunakan material dolomit. Padahal di SPK tercantum pengurukan menggunakan material pedel dan limestone, " sambungnya.

Untuk itu, ia meminta agar perusahaan tersebut menghentikan sementara waktu kegiatan pengurukan hingga mengantongi legalitas yang jelas.

Sementara General Manager (GM) PT. MIE Ahmad Saiful Anam yang menemui Bupati dan rombongan menyatakan bahwa ketidaksesuaian material urukan merupakan kesalahan rekanan, yakni PT. SA sebagai kontraktor. “Yang kami tahu, pengurukan itu sudah sesuai SPK. Kami tidak periksa secara detail terkait bentuk fisik material yang digunakan PT. SA untuk pengurukan,” katanya.

“Kami bersedia menghentikan sementara dan segera mengikuti prosedur yang telah ditentukan,” janjinya.

Perusahaan lainnya yang kedapatan melakukan pengurukan dan tidak sesuai dengan SPK adalah PT. AK di wilayah Kecamatan Kebomas.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menuturkan bahwa saat ini Bupati Gresik memang tengah gencar-gencarnya melakukan penertiban terkait perizinan pembangunan. “Pak Bupati ingin pembangunan di Gresik sesuai dengan apa yang diharapkan. Yang paling penting adalah terkait dengan perizinan. Oleh sebab itu, Pak Bupati kini sedang gencar melakukan penertiban,” pungkas Suyono. (hud/rev)

Oleh: Suparto Wijoyo
Rabu, 18 Oktober 2017 18:43 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo. . .             HARI-hari ini Jawa Timur menorehkan geliat mengaduk semangat menjemput mandat pemegang kuasa yang kini sedang ditimang dapat tinggal di Gedung Negara Grahadi. Pilgub Jatim mengg...
Jumat, 13 Oktober 2017 13:51 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .   Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1).Nama surah ...
Minggu, 24 September 2017 04:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 20 September 2017 12:08 WIB
VANCOUVER, BANGSAONLINE.com - Penyanyi pop muslim Mozhdah Jamalzadah membuat kegaduhan warganet dengan memosting foto selfie dengan latar belakang monitor yang menggambarkan adegan film bokep.Dia pun langsung dikutuk oleh fansnya. Mereka sang...