Senin, 17 Februari 2020 22:37

Periksa Hewan Kurban, Disnakan Kabupaten Blitar Temukan Indikasi Parasit Darah

Selasa, 15 Agustus 2017 15:01 WIB
Wartawan: Akina Nur Al Ana
Periksa Hewan Kurban, Disnakan Kabupaten Blitar Temukan Indikasi Parasit Darah
Petugas saat melakukan pemeriksaan hewan kurban di pasar hewan Wlingi. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Jelang hari raya Idul Adha yang jatuh pada 1 September 2017, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar melakukan pemeriksaan sejumlah hewan ternak di pasar hewan Wlingi, Selasa (15/8). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan hewan kurban bebas parasit darah dan layak dikurbankan serta dikonsumsi dalam rangka menyambut Idul Adha.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan kepada hewan kurban sapi dan kambing, ditemukan beberapa hewan yang terindikasi memiliki parasit darah. Sehingga, petugas langsung mengambil sampel darah untuk dilakukan uji laboratorium.

"Hewan yang ada parasit darahnya ciri-ciri fisiknya biasanya hewan terlihat lemas dan mengantuk, namun untuk memastikan harus melalui uji laboratorium. Meski tidak berbahaya namun jika daging dari hewan yang mengandung parasit darah dikonsumsi manusia akan menimbulkan efek demam, meriang, dan mual," Jelas Imadudin, Kasi kesehatan masyarakat veterinen Disnakan Kabupaten Blitar, Selasa (15/8).

Kata Imadusin, Disnakan menerjunkan dua dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan. Pemeriksaan meliputi cuping kuping, mata, dan sekitar anus. Menurutnya pemeriksaan fisik itu merupakan pemeriksaan dasar yang bisa dilakukan untuk mengetahui kesehatan hewan kurban.

"Jika cuping kuping basah berarti hewannya sehat, begitu juga jika tidak ada luka di sekitar mata berarti hewan tidak terinfeksi cacing. Sedangkan kebersihan area sekitar anus untuk mengetahui kesehatan pencernaan hewan," ungkap Imadudin.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan fisik, ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan dalam pemeriksaan hewan kurban. Seperti hewan kurban harus memenuhi persyaratan syariat Islam. Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka harus dikembalikan atau disarankan tidak dijual untuk keperluan hewan kurban.

"Jadi nanti hewan kurban yang disembelih selain sudah memenuhi syariat Islam juga harus benar-benar aman untuk dikonsumsi," imbuhnya.

Lanjut Imadudin, pemeriksaan dan pengawasan peredaran hewan kurban akan dilakukan sampai H plus 3 hari raya Idul Adha. Selain melakukan pemeriksaan di pasar hewan serta pedagang hewan kurban dadakan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan di tempat-tempat pemotongan hewan darurat seperti di masjid, sekolahan, dan mushola.

"Setelah disembelih juga harus diperiksa lagi, untuk memastikan tidak ada cacing hati," pungkasnya. (blt1/tri/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...