Kamis, 29 Juli 2021 03:58

Sempat Seruduk Polisi, Sapi Kurban yang Mengamuk di Kota Blitar Akhirnya Ditembak

Kamis, 30 Juli 2020 18:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Sempat Seruduk Polisi, Sapi Kurban yang Mengamuk di Kota Blitar Akhirnya Ditembak
Detik-detik saat sapi menyerang polisi yang mencoba menenangkan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seekor sapi lepas dan mengamuk di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (30/7/2020). Sapi milik warga Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar itu berlarian di sekitar perempatan antara Jalan WR Supratman dengan Jalan Borobudur, serta sempat masuk ke rumah warga.

Sapi kemudian berhenti di depan sebuah warung di Jalan WR Supratman setelah dikepung warga. Saat dikepung, bukannya berubah menjadi jinak, sapi justru semakin mengamuk. Hingga warga setempat kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi.

Anggota kepolisian dari Polres Blitar Kota yang datang kemudian mencoba menjinakkan sapi. Namun mereka justru dibalas dengan serudukan.

Karena tak kunjung dapat dijinakkan, polisi kemudian menembak sapi setelah mendapat persetujuan dari pemilik. Tembakan dilepaskan mengenai bagian leher.

BACA JUGA : 

Manfaatkan Bus Sekolah, Pemkot Blitar Launching Vaksinasi Door to Door

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

Wartawan Pemprov Jatim Bagikan Daging Kurban ke Warga Terdampak Covid-19

84 Tahanan Polres Blitar Divaksin Covid-19

Setelah mendapat tembakan, amukan sapi malah semakin menjadi-jadi hingga akhirnya sapi masuk ke kamar yang berada di area warung. Sapi baru berhasil dilumpuhkan setelah petugas melepaskan tembakan ketiga.

"Kami mengutamakan keselamatan warga karena sapi sudah tidak bisa dikendalikan. Bahkan beberapa anggota kami sempat diseruduk. Kemudian kami melepaskan tembakan setelah dapat persetujuan pemilik. Tembakan pertama tidak berhasil melumpuhkan sapi. Kemudian kami lepaskan tembakan kedua, sapi baru berhasil dilumpuhkan," ujar Kabag Ops Polres Blitar Kota Kompol Hari Sutrisno.

Usai dilumpuhkan, sapi tersebut langsung disembelih saat masih sekarat. Sapi kemudian dievakuasi menggunakan mobil Polsek Garum.

Gunawan, pemilik sapi mengatakan, sapi tersebut rencananya hendak dikirim untuk dijadikan sapi kurban di Masjid An Nur yang berada di Kelurahan Bendogerit. Sapi sebenarnya sudah berhasil diturunkan. Namun saat hendak diikat, sapi mengamuk dan lari.

"Mau dijadikan hewan kurban di Masjid An Nur. Tadi sudah diturunkan mau diikat, kemudian ngamuk dan lari," ujar Gunawan. (ina/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...