Selasa, 20 April 2021 05:33

Sempat Seruduk Polisi, Sapi Kurban yang Mengamuk di Kota Blitar Akhirnya Ditembak

Kamis, 30 Juli 2020 18:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Sempat Seruduk Polisi, Sapi Kurban yang Mengamuk di Kota Blitar Akhirnya Ditembak
Detik-detik saat sapi menyerang polisi yang mencoba menenangkan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seekor sapi lepas dan mengamuk di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (30/7/2020). Sapi milik warga Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar itu berlarian di sekitar perempatan antara Jalan WR Supratman dengan Jalan Borobudur, serta sempat masuk ke rumah warga.

Sapi kemudian berhenti di depan sebuah warung di Jalan WR Supratman setelah dikepung warga. Saat dikepung, bukannya berubah menjadi jinak, sapi justru semakin mengamuk. Hingga warga setempat kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi.

Anggota kepolisian dari Polres Blitar Kota yang datang kemudian mencoba menjinakkan sapi. Namun mereka justru dibalas dengan serudukan.

Karena tak kunjung dapat dijinakkan, polisi kemudian menembak sapi setelah mendapat persetujuan dari pemilik. Tembakan dilepaskan mengenai bagian leher.

BACA JUGA : 

Konter Telepon di Srengat Blitar Kemalingan, 200 Unit HP Digasak

Warga Jimbe Blitar Tewas Tenggelam Usai Kencan di Pinggir Sungai Brantas

Ditemukan Tulang Kerangka Wanita di Hutan Lindung

Jumlahnya Dibatasi, Pasar Takjil Boleh Buka di Pusat Kota Blitar

Setelah mendapat tembakan, amukan sapi malah semakin menjadi-jadi hingga akhirnya sapi masuk ke kamar yang berada di area warung. Sapi baru berhasil dilumpuhkan setelah petugas melepaskan tembakan ketiga.

"Kami mengutamakan keselamatan warga karena sapi sudah tidak bisa dikendalikan. Bahkan beberapa anggota kami sempat diseruduk. Kemudian kami melepaskan tembakan setelah dapat persetujuan pemilik. Tembakan pertama tidak berhasil melumpuhkan sapi. Kemudian kami lepaskan tembakan kedua, sapi baru berhasil dilumpuhkan," ujar Kabag Ops Polres Blitar Kota Kompol Hari Sutrisno.

Usai dilumpuhkan, sapi tersebut langsung disembelih saat masih sekarat. Sapi kemudian dievakuasi menggunakan mobil Polsek Garum.

Gunawan, pemilik sapi mengatakan, sapi tersebut rencananya hendak dikirim untuk dijadikan sapi kurban di Masjid An Nur yang berada di Kelurahan Bendogerit. Sapi sebenarnya sudah berhasil diturunkan. Namun saat hendak diikat, sapi mengamuk dan lari.

"Mau dijadikan hewan kurban di Masjid An Nur. Tadi sudah diturunkan mau diikat, kemudian ngamuk dan lari," ujar Gunawan. (ina/rev)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...