Sabtu, 20 Januari 2018 06:17

FDS Jangan Sampai Benturkan NU-Muhammadiyah

Kamis, 10 Agustus 2017 10:32 WIB
Editor: choirul
Wartawan: nur syaifuddin
FDS Jangan Sampai Benturkan NU-Muhammadiyah
Ketua Umum Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Idy Muzayyad.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Polemik 5 hari sekolah atau full day school (FDS) jangan sampai berkembang menjadi sarana adu kuat antara dua ormas terbesar Indonesia yaitu NU dan Muhammadiyah. Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Idy Muzayyad kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/7/2017).

Idy meminta agar petinggi kedua ormas lebih menekankan upaya dialogis ketimbang saling jawab polemik melalui media ataupun adu massa. "Saya kira elit keduanya harus bertemu dan duduk satu meja untuk menemukan solusi bersama atas masalah FDS. Masak sih ndak ketemu jalan untuk atasi kebuntuan," ungkapnya.

Ditambahkan Idy, dialog dan pertemuan diperlukan karena realitasnya kebijakan Mendikbud yang kebetulan merupakan pimpinan Muhammadiyah telah dianggap mengancam keberadaan Madrasah Diniyyah (Madin) yang kebanyakan dikembangkan dan dikelola kalangan NU.

Polemik juga sudah menyeret secara langsung petinggi dua ormas dan menempatkannya pada posisi yang berhadap-hadapan, yakni mendukung dan menolak FDS. "Kita berpikir tentu kalau ini terus dibiarkan maka akan menjadi tidak sehat bagi perjalanan kebangsaan kita. Apalagi kedua ormas merupakan pilar utama negeri ini. Kalau keduanya bersitegang maka bangsa ini menjadi naik tensinya. Maka jangan sampai nunggu stroke perlu diantisipasi," imbuh Idy.

Menurutnya, perlu dicarikan titik temu dan kompromi soal pemberlakuan FDS itu. Tidak tepat kalau dipaksakan ataupun asal tidak mau diterapkan. Idy mempercayai dua elit NU-Muhammadiyaj bisa bersikap dewasa menangani masalah ini demi kemaslahatan bersama. "Bila perlu dialog bisa difasilitasi Presiden Jokowi," pungkasnya. (*/ns)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 17 Januari 2018 18:53 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA hadir menjadi pesona yang memukaukan pandangan bagi mereka yang gandrung kekuasaan. Hiruk pikuknya dianggap sebagai tembang yang melantunkan merdunya kosa kata. Kampanye digelar guna meneriakkan cita-cita menjemput takdir...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 18 Januari 2018 23:31 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Nell McAndrew (44), mantan model glamour tetap mempertahankan pola hidup sehat. Dia rutin berlatih dan minum jus. Tak heran, di usianya yang tak muda lagi, tubuhnya masih sintal. Saat di puncak kariernya, wajah dan lekuk ...