Senin, 21 Oktober 2019 06:12

IPNU Bojonegoro Ikut Tolak Penerapan Full Day School

Sabtu, 12 Agustus 2017 10:31 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Eky Nurhadi
IPNU Bojonegoro Ikut Tolak Penerapan Full Day School

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Ramainya penolakan full day Sschool (FDS) oleh Badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama di beberapa kota/kabupaten diikuti Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ( PC IPNU) Bojonegoro. Bagi mereka, FDS ada dampak negatif dan positifnya, namun banyak negatifnya.

Menurut ketua PC IPNU Bojonegoro M. Nur Abidin, FDS yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia itu jika dinilai dari sisi positifnya untuk memaksimalkan belajar dan pembelajaran, terlebih meningkatkan potensi siswa. Namun jika dilihat dari dampak negatifnya bisa membuat pelajar menjadi jenuh dan bosan.

"Penerapan sistem full days school harus dikaji dengan serius dengan mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya, sebab tujuannya untuk memajukan pendidikan di Indonesia yang notabenya setiap daerah berbeda kultur dan budaya," ujar Abidin, Sabtu (12/8).

Dampak negatif lainnya, kata dia, para pelajar cenderung kurang bisa bersosial kepada masyarakat, bahkan pelajar yang biasa mencari ilmu agama (ngaji) usai pulang sekolah terancam tidak bisa, lantaran waktunya habis di sekolahan.

"Jika benar diterapkan, saya yakin pendidikan di Indonesia ini bukan tambah maju tapi tambah semrawut," tegas dia.

Penolakan FDS juga disampaikan M. Nazik, salah satu pengajar di Madrasah Diniyyah (Madin) Desa Simorejo, Kecamatan Kanor. Menurutnya, kebijakan full day school dianggap lebih banyak mendatangkan kerugian dibanding manfaatnya. Secara budaya, program sekolah lima hari itu mengancam keberadaan madrasah diniyah.

"Padahal madrasah merupakan lembaga pendidikan yang mengajarkan budi pekerti kepada anak didik," tutur dia. (nur/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...